Kamis, 18 Oktober 2018

Unsera Belum Terapkan Kuliah Daring

SERANG, (KB).- Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) menyiapkan sistem perkuliahan dalam jaringan (daring) menghadapi Revolusi Industri 4.0. Penerapan perkuliahan sistem daring tersebut, diperuntukan untuk peguruan tinggi (PT) yang terakreditasi A.

Ketua Yayasan Pendidikan Informatika (YPI) Serang Raya, Mulya R Racmatoellah mengatakan, perkuliahan daring tersebut, akreditasi kampus harus A, sedangkan Univeristas Serang Raya sendiri masih banyak yang harus dipersiapkan untuk bisa melaksanakan perkuliahan daring tersebut.

“Perkulihan daring akreditasi harus A, kampus kami baru B. Insya Allah dengan adanya convention hall di belakang kampus kami, itu gedung yang terintergrasi sains keilmuan,” katanya kepada Kabar Banten, Ahad (7/10/2018).

Ia menuturkan, proses integrasi IT dengan komunikasi harus dilakukan oleh kampus dan jarak jauh nanti akhirnya mendapatkan akreditasi A. Akreditasi A tersebut, syaratnya harus memiliki profesor 10 persen dari jumlah keseluruhan dosen.

“Insya Allah ini kan sudah 10 tahun Unsera harusnya sudah mahasiswa sudah mencapai 10.000. Namun, kami masih di bawah 10.000 sekarang mahasiswa berada di 7.000 masih kurang 3000. Karena, memang ruang yang belum tersedia, kami masih mempersiapkan menuju akreditasi A di 2022 ini, karena semua perlu persiapan untuk melaksanakan perkuliahan daring,” ujarnya.

Ia mengatakan, perkembangan kampus sangat cepat, pertumbuhan itu didukung oleh program studi, semakin banyak program studi tentu mahasiswa akan bertambah. “Target kami mahasiswa itu di 25 tahun yang akan datang di 2033 kami mempunyai mahasiswa 25.000. Untuk mencapai 25.000 itu kami pasti pendidikan jarak jauh itu pasti dan mendapatkan akteditasi A pasti kami akan lakukan, juga harus ada aturannya,” ucapnya.

Sementara itu, Rektor Unsera, Hamdan menuturkan, perkuliahan daring itu ada persyaratan akreditasi institusi. Menurut dia, jangankan dari Kampus Unsera sendiri, kampus lain belum tentu melaksanakan perkuliahan daring tersebut.

“Perkuliahan daring tersebut harus memiliki akreditasi A, tapi secara internal kami sudah mempersipkan baik perangkatnya, silabus, dan yang lainnya. Kami mulai melangkah salah satu mata kuliah setiap prodi sudah menggunakan perkuliahan secara internasional untuk menyonsong kelas internasional, dimulai dari mata kuliah dulu, artinya secara fisik dan nonfisik sudah dipersipakan sampai nanti akreditasi A,” tuturnya. (DE/MH)*


Sekilas Info

Lulusan P3TIK Untirta Siap Penuhi Kebutuhan Tenaga Kerja di Industri

CILEGON,(KB).- Sebanyak 51 mahasiswa Program Diploma I Fakultas Teknik Program Pendidikan dan Pelatihan Teknik Industri Kimia …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *