Selasa, 18 Desember 2018

Universitas Terbuka Siapkan Perangkat Kuliah Daring

SERANG, (KB).- Indonesia kini sedang dihadapkan dengan tantangan era revolusi Industri 4.0. Tidak hanya sektor ekonomi, sosial, dan teknologi, namun sektor pendidikan kini juga mau tak mau dapat beradaptasi dengan era tersebut. Kemenristekdikti sedang menggalakkan cyber university dengan sistem e-Learning. Beberapa universitas sedang dipersiapkan untuk menerapkan sistem tersebut.

Wakil Rektor I Bidang Akademik Universitas Terbuka (UT), Dr Mohamad Yunus mengatakan, tantangan Menristekdikti kepada UT sangat berat terkait dengan e-Learning. Menteri meminta UT untuk mempersiapkan perangkat support system untuk perguruan tinggi lain yang akan menyelenggarakan e-Learning.

“UT ditunjuk pemerintah untuk menjadi fasilitator kampus-kampus untuk menerapakan sistem e-Learning. Ini didasarkan latar belakang UT sebagai pelopor sistem pembelajaran jarak jauh yang menjadi dasar e-Learning dan telah menerapkannya sejak 1984. Kami sangat menyambut baik kedatangan Untirta. Untirta telah berhubungan cukup lama, sehingga kami sangat senang Untirta bisa datang kembali ke UT,” katanya, Kamis (15/2/2018).

Ia menuturkan, pengembangan e-Learning sangat penting di era revolusi Industri 4.0. Kegiatan selanjutnya untuk mengenalkan materi dan metode yang tepat untuk melakukan sistem pembelajaran daring kepada pembelajar. Dengan e-Learning mahasiswa dapat saling berbagi informasi dan dapat mengakses bahan-bahan belajar.

“Kegiatannya pengenalan tentang e-Learning. Selanjutnya diisi materi pelatihan, di antaranya tentang pengenalan e-Learning dalam pembelajaran dan pemilihan model pembelajaran darin, perangkat pembelajaran daring, media dan sumber belajar untuk pembelajaran daring, langkah-langkah pengembangan sistem pembelajaran daring, serta materi terakhir, yaitu sistem pendukung pembelajaran daring,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Rektor I Untirta, Dr H Fatah Sulaiman menuturkan, Untirta akan menyiapkan rencana untuk segera menyiapkan sistem pembelajaran daring. Program e-Learning dapat meningkatkan pembelajaran. Menjadikan mahasiwa untuk self learning.

“Tidak hanya dalam pelatihan program e-Learning saja, tapi kami juga saling bekerja sama dalam memfasilitasi kebutuhan pendidikan tinggi di masyarakat. Di era digital mentransformasikan kegiatan belajar mengajar ke dalam bentuk virtual atau yang sering disebut dengan e-Learning mengandalkan kecanggihan perangkat teknologi, kegiatan belajar mengajar dapat dilakukan di mana saja, dan kapan saja. Membuat Untirta harus menyiapkan program e-Learning,” tuturnya. (DE)***


Sekilas Info

Teknik Industri Unbaja Gelar Reuni

SERANG, (KB).- Program Studi (Prodi) Teknik Industri Universitas Banten Jaya (Unbaja) menggelar reuni mahasiswa kelas PT …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *