Uniba Kerja Sama Tiga Lembaga Penegak Hukum

Asisten Pembinaan Kepala Kejaksaan Tinggi Joko Yuhono (kiri) menerima kerja sama bersama Uniba yang diserahkan Dekan Fakultas Hukum Uniba Sulkiah, di Kejaksaan Tinggi Banten, Jumat (15/5/2020).*

SERANG, (KB).- Fakultas Hukum Universitas Bina Bangsa (Uniba) jajaki kerja sama dengan tiga lembaga penegak hukum, di Kantor Kejaksaan Tinggi Banten, Jumat (15/5/2020). Kerja sama tersebut dalam program pemagangan mahasiswa Fakultas Hukum untuk melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Dekan Fakultas Hukum Uniba Sulkiah Hendrawati mengatakan, tiga lembaga tersebut Pengadilan Tinggi Agama Banten, Kejaksaan Tinggi Banten dan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Studi Kebijakan Publik (SIKAP) Banten.

Ia mengatakan, dalam melakukan kerja sama untuk melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi yakni aspek kependidikan, aspek penelitian dan aspek pengabdian kepada masyarakat.

“Kerja sama yang kami lakukan tersebut sebagai wujud sinergitas antara lembaga pendidikan dengan institusi penegak hukum. Dalam kerja sama tersebut salah satunya untuk mewujudkan Tri Dharma Perguruan Tinggi yakni pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat khususnya di bidang hukum,” kata Sulkiah.

Ia menjelaskan, kerja sama tersebut untuk mempersiapkan program magang mahasiswa Fakultas Hukum Uniba pada tahun akademik 2020/2021. Ia berharap mahasiswa dapat memanfaatkan untuk menambah ilmu pengetahuan dalam pembelajaran ilmu hukum baik secara praktik ataupun teori. Alasannya, mereka langsung diajarkan oleh praktisi hukum dan profesional.

“Tujuan kami agar mahasiswa Fakultas Hukum mendapatkan ilmu teori dan praktik langsung dari praktisinya. Sebagai bekal nanti menjadi Sarjana Hukum yang profesional dan dapat bermanfaat untuk masyarakat,” ujarnya.

Ia menuturkan, ke depan pihaknya juga akan bekerja sama dengan Pengadilan, Kepolisian, Badan Pertanahan Nasional (BPN), Notaris, dan Biro Hukum Pemerintah. Perguruan tinggi memiliki peran penting dalam menyediakan sumber daya manusia, sehingga sebelum memasuki lembaga penegak hukum tentu mahasiswa bisa belajar mendalami ilmu hukum bersama praktisi.

“Lulusan yang diharapkan tersebut sesuai dengan bidangnya, mempunyai kompetensi yang sudah ditentukan. Kami juga akan melakukan pengabdian dan penelitian kepada masyarakat,” ujarnya.

Dalam pertemuan dengan penegak hukum tersebut, kata dia, dirinya didampingi dosen yang juga sebagai hakim di Pengadilan Tinggi Agama Banten Khaerudin, Asisten Pembinaan Kepala Kejaksaan Tinggi Joko Yuhono, bersama Jaksa yang menjadi Pengajar di Fakultas Hukum Uniba yakni Devi Suryani. Lalu Lembaga Bantuan Hukum (LBH) SIKAP Banten Ketua Yayasan, M. Yusuf dan Direktur LBH SIKAP Banten Deni Ismail Pamungkas yang juga sebagai dosen di Fakultas Hukum Uniba. (DE/YA)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here