Ungkapan Duka Cita, Unbaja Gelar Doa Bersama

SERANG, (KB).- Ketua Yayasan Universitas Banten Jaya (Unbaja) Subai menyampaikan duka cita atas kecelakaan yang menimpa Rektor Unbaja Sudaryono dan keluarga, beberapa waktu lalu. Oleh karena itu, pihaknya akan melakukan doa bersama seluruh sivitas akademika Unbaja.

“Insya Allah sesampainya kami di Serang, nanti akan dibahas bersama rekan-rekan sivitas akademika Unbaja, untuk melakukan doa bersama untuk putra dan putri Pak Rektor. Karena juga saya masih berada dalam perjalanan dari Solo menuju Serang,” kata Subai saat dihubungi Kabar Banten, Senin (10/6/2019).

Ia mengaku kaget saat diberitahukan kabar kecelakaan tersebut. “Menurut Pak Rektor saat kejadian tersebut ia dalam kondisi pingsan, kemudian sadar setelah dibawa ke rumah sakit di Solo. Lalu menghubungi saya. Saya kaget, saat kejadian kecelakaan tersebut dua anaknya meninggal dunia, yakni anak pertama dan kedua. Serta anak ketiga beliau juga dalam kondisi kritis pada saat itu. Istri beliau juga dalam kondisi syok, dan saat ini istri dan anak ketiga beliau sudah berangsur membaik,” tuturnya.

Baca Juga: Kecelakaan di Tol Sragen-Ngawi, Dua Anak Rektor Unbaja Meninggal Dunia

Ia menjelaskan, kondisi istri rektor mengalami retak pada bagian kaki dan punggung, saat ini masih dalam perawatan dan membutuhkan waktu yang cukup lama. Anak ketiganya mengalami retak pada bagian kaki. Dan kedua anak rektor kemarin sore langsung dimakamkan di Purwodadi.

“Anak pertama dan kedua langsung diurus kemarin sore. Kami melepas kedua anak Pak Rektor tersebut di rumah sakit dan dimakamkan di Purwodadi. Kami menemani Pak Rektor di rumah sakit,” katanya.

Pihaknya memohon doa agar keluarga diberikan ketabahan dan anak rektor bersama istri kembali pulih. “Mohon doanya agar keluarga Pak Rektor diberikan ketabahan serta istri dan anaknya kembali pulih,” ucapnya. (DE/YA)*

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here