Unggul Versi Quick Count, Pospera Banten: Selamat Jokowi-Ma’ruf Amin

SERANG, (KB).- Pembina DPD Posko Perjuangan Rakyat (POSPERA) Provinsi Banten Mohammad Sopiyan memberikan ucapan selamat kepada pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01 Jokowi-Ma’ruf Amin, atas perolehan suara terbanyak versi Quick Count (QC) sejumlah lembaga survei terpercaya.

Kemenangan sementara Jokowi-Amin ini membuktikan bahwa keduanya memperoleh kepercayaan besar dari rakyat Indonesia untuk memimpin bangsa ini lima tahun ke depan.

“Ucapan selamat ini bentuk apresiasi masyarakat yang kebetulan kami dengar langsung di bawah,” ujar Sopiyan.

Pentolan aktivis 98 ini menambahkan, proses demokrasi melalui pemilu yang berlangsung 17 April kemarin, merupakan bagian dari kehidupan berbangsa dan bernegara yang harus dihormati oleh seluruh peserta pemilu maupun oleh seluruh rakyat Indonesia.

“Antusias masyarakat untuk mencoblos di Rabu kemarin, saya lihat menjadi bagian dari proses berdemokrasi yang baik. Kalaupun ada temuan sejumlah dugaan pelanggaran, sebaiknya diserahkan ke mekanisme yang berlaku. Biar itu menjadi ranah pihak penyelenggara dan tidak boleh ada kelompok manapun di luar penyelenggara yang melakukan intervensi,” tutur Sopiyan.

Secara pribadi, Sopiyan memberikan apresiasi kepada seluruh penyelenggara pemilu, yang telah menggelar pemilu dengan baik, tertib, aman dan lancar.

“Penghargaan tinggi kita berikan kepada penyelenggara pemilu hingga tingkat terkecil, juga apresiasi besar kami berikan buat aparat TNI/Polri yang telah memberikan jaminan keamanan, sehingga rakyat dapat menggunakan hak konstitusinya dengan nyaman dan gembira,” kata Sopiyan.

Pospera juga mengimbau kepada seluruh elemen masyarakat, terutama kepada peserta pemilu untuk sama-sama menjaga kondusifitas.

“Dalam sebuah pertarungan politik, semua pihak harus siap kalah dan siap menang. Jangan merasa paling benar, semua diserahkan kepada mekanisme dan aturan yang berlaku,” kata Sopiyan seraya menghimbau kepada seluruh politisi yang juga peserta Pemilu untuk tidak memprovokasi kader dan masyarakat untuk bertindak tidak patut, hanya karena kalah suara. (MH)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here