Selasa, 11 Desember 2018

Underpass Bandara Soetta Masih Belum Dibuka

TANGERANG, (KB).- PT Waskita Karya hingga kini belum memasang sheet pile atau baja penahan longsor di terowongan Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) Tangerang. Padahal, ratusan lempeng baja sudah disiapkan di tempat itu. “Kami menunggu izin dari kepolisian,” ujar Humas Proyek PT Waskita, Daud Harahap, Senin (12/2/2018).

Daud mengatakan, pemasangan sheet pile ini dilakukan untuk memperkuat dinding terowongan agar tidak ambrol lagi. PT Waskita telah menyiapkan material, peralatan, dan tenaga kerja, untuk pemasangan sheet pile itu. Namun langkah ini belum bisa dimulai karena kepolisian masih melakukan penyelidikan di tempat itu. “Untuk keselamatan, semua dinding terowongan akan kami pasang baja penahan,” katanya.

Berdasarkan pantauan tidak ada aktivitas apa pun di sekitar terowongan yang longsor itu. Semua area ditutup terpal biru. Ratusan lempeng baja yang masing-masing panjangnya sekitar 10 meter pun menumpuk di badan terowongan. Sejumlah alat berat juga parkir di dekat terowongan.

Masih belum dibuka

Sementara itu Kepolisian Bandara Soetta masih menunggu hasil keterangan sejumlah ahli untuk pengoperasian kembali terowongan atau underpass dan Jalan Perimeter Selatan Bandara Soetta. “Keterangan para ahli sangat dibutuhkan untuk memastikan underpass dan jalan Perimeter Selatan layak digunakan atau tidak,” ujar Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Bandara Soetta, Komisaris Mirzal Maulana.

Polisi, kata Mirzal, telah melibatkan sejumlah ahli, di antaranya dari Sucofindo untuk meneliti kelaikan konstruksi terowongan yang mengalami longsor pada 5 Februari 2018. Karena masih menunggu keterangan ahli, ujar Mirzal, pihaknya belum bisa memastikan kapan pengoperasian dilakukan. “Belum tahu sampai kapan,” ucap Mirzal.

Hingga hari ini penyidik Polres Bandara Soekarno-Hatta masih melakukan penyelidikan terkait penyebab runtuhnya dinding terowongan di Jalan Perimeter Selatan Bandara Soekarno-Hatta. “Sejauh ini proses masih berjalan,” kata Mirzal. Penyidik, kata dia, telah melakukan pemeriksaan terhadap pihak terkait, seperti masyarakat sekitar terowongan. Pihak Waskita Karya, PT KAI dan Avsec PT Angkasa Pura II. “Untuk penyebab masih diperdalam,” tuturnya.

Branch Commucation and Legal Senior Manager Bandara Soetta, Erwin Revianto mengatakan, Angkasa Pura II selaku pengelola dan pemilik Jalan Perimeter Selatan juga menunggu hasil penyelidikan polisi. “Kami sifatnya menunggu, dan yang berkewenangan untuk menentukan dibuka kembali Jalan Perimeter Selatan adalah pihak kepolisian dan terkait lainnya,” kata Erwin. (DA)***


Sekilas Info

Bayi Malang Ditemukan dalam Kantung Plastik di Benda Kota Tangerang

TANGERANG, (KB).- Sesosok bayi dalam kantung plastik ditemukan di depan teras rumah warga di Perum Duta …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *