UMKM Terkendala Jaminan Kredit

LEBAK, (KB).- Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (Dinkop dan UMKM) Lebak, mendorong adanya kemudahan akses pinjaman kredit permodalan bagi pelaku UMKM. Sebab, pelaku UMKM selama ini banyak terkendala oleh syarat jaminan kredit.

“Permodalan memang masih menjadi kendala yang banyak dihadapi pelaku UMKM dalam mengembangkan usahanya. Banyak program kredit permodalan dari perbankan, tetapi kendalanya pelaku UMKM sendiri terbentur syarat jaminan kredit,” kata Kepala bidang Pemberdayaan UMKM Dinkop dan UMKM setempat, Omas Irawan, Kamis (3/1/2019).

Menurut dia, selain permodalan, kendala lain yang dihadapi pelaku UMKM dalam pengembangan usaha yaitu promosi, pengemasan dan hak merek dagang. Terkait hal itu, pihaknya sejauh ini telah melakukan sejumlah upaya baik sosialisasi maupun pelatihan dan pembinaan. “Jadi, persoalan ini bukan hanya tanggung jawab kami saja. Seluruh leading sektor harus ikut berperan juga,” ujarnya.

Dalam hal permodalan, kata dia, perlu diketahui bahwa pihaknya hanya sebatas memfasilitasi saja antara pelaku UMKM dan perbankan pemberi modal. Namun, untuk tidak lanjut pinjamannya memang diserahkan kembali pada kebijakan teknis pinjaman aturan dalam perbankan itu sendiri. “Kalau dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sudah mulai itu berjalan,” ucapnya.

Jumlah UMKM meningkat

Ia menjelaskan, secara persentase UMKM di Kabupaten Lebak terjadi peningkatan. Berdasarkan laporan, tahun 2016-2017, peningkatan terjadi sekitar 0,05 persen dari mikro menjadi usaha kecil. “Produk pelaku UMKM juga sudah ada yang mulai masuk ritel market. Ada sekitar 12 produk yang sudah mulai masuk dan diperjualbelikan di ritel market, seperti Alfamart dan bahkan Carefor,” ucapnya.

Ia memperincikan, jumlah pelaku UMKM pada tahun 2015 49.217 dengan rincian, mikro 98,74 persen, kecil 1,24 persen, menengah 0,02 persen. Tahun 2016 49.53, mikro 98,72 persen, kecil 1,27 persen, menengah 0,02 persen. Sedangkan tahun 2017 50.149, mikro 98,68 persen, kecil 1,31 persen, menengah 0,02 persen. “Ada peningkatan dan kita berharap pelaku UMKM terus bertambah. Sehingga dapat menggerakkan roda perekonomian masyarakat,” tuturnya. (PG)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here