UMKM di Tangsel Masih Terkendala Pemasaran

Anggota DPRD Banten Maretta Dian Arthanti dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI), saat melakukan reses di Kota Tangsel, Kamis (21/11/2019) malam.*

TANGERANG, (KB).- Warga di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) meminta Pemerintah Provinsi Banten membantu pemasaran produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Sebab selama ini pelaku UMKM masih terkendala bagaimana cara memasarkan produknya.

Hal tersebut disampaikan seorang warga, Sugiyat saat menghadiri kegiatan reses Anggota DPRD Banten Maretta Dian Arthanti dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI), di Kota Tangsel, Kamis (21/11/2019) malam.

Menurut Sugiyat, pemerintah daerah memang sering mengadakan pelatihan keterampilan membuat olahan makanan dan lain-lain. Akan tetapi, dukungan pemasaran masih dirasa belum optimal.

“Sering dari pemerintah mengadakan pelatihan, seperti bikin kue dan lain-lain. Tapi setelah bisa, warga bingung memasarkannya,” ucapnya.

Anggota DPRD Banten Maretta Dian Arthanti merespon positif aspirasi warga yang kesulitan memasarkan produk UMKM.

“Usulannya bagus, akan kami tindak lanjuti. Nanti akan menjadi bahan masukan terkait program ke Dinas Perdagangan atau Koperasi dan UMKM,” ujarnya.

Ia juga akan mendorong agar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait menentukan keberhasilan target berdasarkan kemandirian pelaku UMKM.

“Semestinya memang OPD memiliki target bahwa keberhasilan program itu dilihat dari kemandirian peserta binaannya. Kami akan tekankan bahwa tolok ukurnya program berhasil ketika ada data bahwa warganya mandiri,” ujarnya.

Dalam reses tersebut, aspirasi warga lainnya yaitu tentang tingginya angka pengangguran. Warga meminta agar industry-industri di Tangsel memprioritaskan warga sekitar.*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here