Minggu, 21 Januari 2018

ULP Pemkab Pandeglang Siap Percepat Lelang

PANDEGLANG, (KB).- Kepala Unit Layanan Pengadaan (ULP) Pemkab Pandeglang, Asep Rahmat mengatakan, sesuai rencana awal pembangunan, proses lelang kegiatan proyek akan dipercepat tahun ini. Percepatan lelang kegiatan tersebut untuk mengantisipasi terjadinya keterlambatan progres atau pekerjaan pembangunan yang didanai APBD 2018.

Menurut Asep Rahmat, dipastikan pelaksanaan lelang proyek dimulai awal Februari. Sehingga akhir bulan sudah bisa ditayangkan pemenang lelangnya. Kalau untuk paket pekerjaan konstruksi hampir rata-rata sudah terdata. “Kalau sesuai surat edaran bupati, mulai minggu ke dua Februari lelang dilaksanakan. Untuk perencanaan konstruksi yang sudah ada, nanti akan dicek ulang,” kata Kepala ULP Pandeglang, Asep Rahmat kepada Kabar Banten, Jumat (12/1/2018).

Menurut dia, proses lelang proyek diyakini bisa berjalan cepat dan lancar. Karena lelang tersebut sudah sesuai jadwal. Dan akan terlaksana dengan baik. Apalagi kelompok kerja atau Pokja ULP sudah menjadi pegawai definitif di ULP. “Kami akan lebih leluasa lagi bekerja. Karena Pokjanya sudah tidak terbagi dua pekerjaan. Soal rencana umum pengadaan, kami sudah koordinasikan dengan organisasi perangkat daerah (OPD). Intinya segera siapkan berkas kegiatan yang akan dilelangkan,” ujarnya.

Ia mengatakan, berdasarkan catatan ULP, pada tahun 2017, dari 284 total kegiatan ada beberapa kegiatan di OPD yang batal lelang. “Tahun kemarin ada 6 kegiatan gagal lelang, 20 paket batal lelang. Tahun ini, saya belum bisa memprediksi kegiatan gagal dan yang akan batal lelang. Karena hanya OPD yang mengetahuinya,” ucapnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Pandeglang, Tanto Warsono Arban menginstruksikan ULP Pandeglang untuk segera melaksanakan proses kegiatan lelang proyek semua OPD di lingkungan pemkab. Tanto tidak menginginkan, tahun 2018 ada proyek gagal lelang, terutama pembangunan yang menggunakan anggaran lebih besar.

”ULP sudah menyanggupinya. Bulan Januari ini proses input harga satuan paket pekerjaan di OPD. Dan Februari sudah mulai lelang. Pokoknya tahun 2018 saya tidak ingin ada keterlambatan lelang, terutama paket yang nilainya cukup besar,” tutur Tanto.

Menurut Tanto, semua OPD untuk menyelesaikan berkas paket pekerjaan yang akan dilelangkan. Dan segera menyerahkan Rancangan Pelaksanaan Perencanaan (RPP) proyek ke ULP. Dengan harapan, proses percepatan pembangunan dapat berjalan sesuai harapan pemerintah dan masyarakat.

Tanto meminta ULP segera melayangkan surat pemberitahuan ke semua OPD untuk melaksanakan lelang proyek. Menurut dia, OPD harus mendukung proses lelang untuk mengantisipasi gagal lelang. Dan harus memaksimalkan serapan anggaran tahun 2018. ”Segera percepat lelang pekerjaan tahun ini. Saya berharap pembangunan bisa cepat dan serapan anggaran bisa maksimal,” tuturnya. (IF)***


Sekilas Info

5.000 KTP Elektronik Belum Tercetak

PANDEGLANG, (KB).- Sebanyak 5.000 kartu tanda Penduduk elektronik (KTP-el) belum tercetak karena terjadi gangguan dalam tahap …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *