Sabtu, 15 Desember 2018

Ular Sanca Bersarang di Atap Rumah Warga

CILEGON, (KB).- Warga Lingkungan Kalentemu Timur, Kelurahan Samangraya, Kecamatan Ciwandan, dihebohkan adanya ular sanca bersarang di atap rumah salah satu warga setempat. Warga beramai-ramai menangkap ular tersebut, kemudian menyerahkan ke Polsek Ciwandan, Rabu (5/12/2018) malam.

Kapolsek Ciwandan Kompol Idrus Madaris mengatakan, telah menerima ular sepanjang tiga meter dari warga Kalentemu Timur. Katanya, warga mendapati ular jenis python reticulatus atau sanca kembang bersarang di atap rumah warga. “Warga secara spontan menangkap ular sanca itu, lalu menyerahkan kepada kami,” kata Idrus saat ditemui di Markas Polsek (Mapolsek) Ciwandan, Kamis (6/12/2018).

Menurut Idrus, telah berkoordinasi dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Wilayah I Jawa Barat. Ini agar ular tersebut segera diambil untuk dilepasliarkan. “Kami sudah koordinasi dengna BKSDA, mereka akan ambil ular ini. Nantinya, ular sanca akan dilepaskan oleh BKSDA. Dilepas di mana, kami tidak tahu,” ujarnya.

Idrus mengatakan, warga Ciwandan beberapa bulan terakhir sering menemukan ular sanca di lingkungan mereka. Untungnya, belum ada kasus warga menjadi korban ular sanca. “Ini sudah kesekian kalinya, ada ular masuk pemukiman warga. Saya imbau agar warga Ciwandan waspada, segera laporkan kepada kami jika ada hewan liar berkeliaran di lingkungan mereka,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Resort Konservasi Wilayah III BKSDA Jawa Barat Anto Laban mengatakan, kerusakan habitat ular sanca di perbatasan Cilegon dna Mancak, penyebab utama ular sanca masuk ke lingkungan warga. Dimana bukit-bukti telah berubah menjadi lokasi tambang pasir, tanah, dan batu, baik berizin maupun tidak berizin.

“Saya pastikan ular ini bukan ular peliharaan. Sebab sisiknya kasar, berbeda dengan ular peliharaan yang bersisik halus. Kenapa sering masuk ke pemukiman warga, karena habitatnya sudah rusak. Bukit-bukit sekarang kan banyak yang sudah dikeruk, lalu jadi perumahan,” ungkapnya.

Anto mengaku akan melepas hewan liar itu ke Cagar Alam Gunung Gede, Kabupaten Serang. “Di sana Insya Allah ular ini aman, karena di Gunung Gede masih cukup asri,” katanya. (AH)*


Sekilas Info

Sepekan OP Beras, Harga Beras di Pasar Tradisional Kota Cilegon tak Kunjung Turun

CILEGON, (KB).- Menurunkan harga beras jenis medium di pasar-pasar tradisional Kota Cilegon, tampaknya bukan hal …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *