Uji Coba SSA di Kota Serang Tuai Kritik, Warga: Jalan Lain Tetap Macet

Jalan KH Sochari Kota Serang saat diberlakukan satu arah menuju lampu merah Warung Pojok, Sabtu (20/4/2019).*

SERANG, (KB).- Sistem satu arah (SSA) atau jalan satu arah di sejumlah ruas jalan di Kota Serang masih menuai kritikan masyarakat hingga hari terakhir uji coba, Selasa (23/4/2019). Salah satunya terkait ruas jalan di luar jalur SSA yang tetap macet, seperti di Jalan Lingkar Selatan dan Jalan Trip Jamaksari.

Sejumlah warga Kota Serang juga mengeluhkan dengan penerapan SSA tersebut yang dinilai tidak tepat, seperti yang disampaikan oleh Suherman warga asal Ciracas. Ia mengatakan, kemacetan yang seharusnya ditangani, adalah di Simpang Lima Ciracas.

“Di sana (jalur SSA) memang enggak macet, cuma padat merayap. Tapi, di sini Simpang Lima, ya tetap saja macet. Seharusnya diterapkannya di sini, disurvei ke sini. Kalau di sana (jalur SSA) kan cuma lampu merah saja yang bikin macet. Kalau di sini kan banyak persimpangan dan perumahan,” katanya.

Seorang pelajar Obby bahkan mengeluhkan dengan adanya uji coba SSA tersebut. “Harus mutar dulu, biasanya kan tinggal belok saja dari Kebon Jahe. Kalau sekarang harus mutar dulu ke Kedalingan terus ke Polres,” ujar siswa kelas XI SMK Negeri 2 Kota Serang tersebut.

Senada dikatakan siswi kelas IX SMK Negeri 1 Kota Serang Citra. Ia menuturkan, angkutan kota (angkot) yang ditumpanginya harus memutar ke arah jalan protokol untuk bisa sampai ke sekolahnya. “Kalau berangkat agak siang bisa terlambat,” ucapnya.

Sopir angkot juga ikut berkomentar tentang trayek angkutannya. “Kalau mutar-mutar gini nanti trayeknya gimana? Penumpang juga pada bawel, yang harusnya bisa sampai pagi, karena ada ini jadi siang,” ucapnya.

Berdasarkan pantauan Kabar Banten, beberapa ruas jalan tikus, seperti di Kedalingan PDAM, Benggala Neglasari, termasuk Kaloran cukup padat di pagi hari, kemudian sedikit lengang di sore hari. Namun, menurut pantauan mulai dari Jalan Tubagus Suwandi hingga Simpang Lima Ciracas terpantau padat dan terjadi kemacetan.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Serang Ahmad Mujimi pasrah dengan komentar masyarakat. “Mau gimana lagi, ini upaya Pemerintah Kota Serang untuk mengurai kemacetan. Kalau bilang mutarnya terlalu jauh, ini juga kan untuk kebaikan bersama. Tapi, SSA ini juga baru akan di evaluasi kembali,” tuturnya. (Rizki Putri/RI)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here