Senin, 23 April 2018
Petugas kepolisian bersama Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek mengatur lalu lintas kendaraan roda empat atau lebih, di pintu masuk gerbang tol Kunciran saat uji coba penerapan sistem ganjil genap pada ruas tol Tangerang-Jakarta, di Tangerang, Banten, Senin (16/4/2018).*

Uji Coba Ganjil Genap di Tol Tangerang-Jakarta, Kemacetan Pindah ke Kota Tangerang

TANGERANG, (KB).- Uji coba sistem ganjil genap di tol Tangerang-Jakarta membuat volume kendaraan pribadi yang melalui Gerbang Tol (GT) Kunciran 2, Tangerang, menurun sebesar 47 persen dari hari biasa. Namun, penurunan volume kendaraan di tol, justru beralih ke sejumlah ruas jalan dalam kota yang mengalami kepadatan lalu lintas. “Ada beberapa titik yang mengalami kepadatan akibat imbas dari sosialisasi ganjil genap di tol Jakarta-Tangerang yang dimulai hari ini,” ujar AKP Lalu Hedwin Hanggara, Senin (16/4/2018).

Salah satu kepadatan lalu lintas terjadi di Karawaci.  Banyak pengendara tak mengetahui tentang penerapan uji coba ganjil-genap. Mereka pun lantas memilih putar balik melalui jalur arteri lainnya. “Titik tersebut ada di WTC dan ITC arah Serpong, dan juga beberapa kepadatan ada di daerah Karawaci. Karena di sana di Tol Kebon Nanas diberlakukan ganjil genap dan mereka berputar di seputaran Karawaci,” ujarnya.

Meski kepadatan lalu lintas belum terlalu panjang, namun antrean kendaraan terlihat mengular hingga lebih dari 1 kilometer. Tidak seperti biasanya, jumlah petugas kepolisian yang membantu kelancaran lalu lintas terus ditambah di beberapa titik kepadatan itu. “Kami siapkan personel untuk memberikan pemahaman dan sosialisasi kepada masyarakat serta kita antisipasi jalur yang dimungkinkan terkena imbas dari sistem ganjil-genap ini, antara lain di wilayah Karawaci dan Tol BSD Serpong,” kata Hedwin.

Sementara itu, Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Royke Lumowa menyebut bahwa volume kendaraan pribadi yang melalui Gerbang Tol (GT) Kunciran 2, Tangerang, mengalami penurunan sebesar 47 persen dari hari biasa. Hal ini merupakan dampak dari diberlakukannya uji coba aturan ganjil-genap pelat nomor kendaraan di Jalan Tol Tangerang.

“Kurangnya signifikan, dan para pengendara yang kami lihat lebih banyak perpindahannya ke moda transportasi ataupun memilih berangkat lebih pagi,” kata Royke di Tangerang, Senin (16/4/2018). Ia pun menilai, terkait sosialisasi akan penerapan uji coba tersebut dirasa sudah sangat cukup dengan adanya sanksi solutif.”Tidak ada tilang, kami berikan sanksi solutif dengan memilih jalur-jalur lain menuju Jakarta, seperti arteri Daan Mogot, moda umum, ataupun Tol Bitung,” ujar Royke.

Macet di pintu tol

Sementara itu, kemacetan parah terjadi di pintu Tol Tangerang-Jakarta saat uji coba sistem ganjil-genap, Senin (16/4/2018) pagi. Antrean kendaraan terjadi sepanjang 1 kilometer menuju gerbang Tol Karawaci hingga Tol Kunciran 2, Alam Sutera. Traffic Control Service Manager Jasa Marga Cabang Tangerang-Jakarta, Bing Purwatadi mengakui antrean kendaraan yang cukup panjang itu merupakan dampak uji coba aturan ganjil-genap di gerbang tol Tangerang 2 dan Kunciran 2. “Terjadi pergeseran waktu pemakaian jalan,” kata Bing.

Menurut Bing, pengguna jalan tol menggeser waktunya dari pukul 06.00 ke atas menjadi pukul 06.00 ke bawah. “Mereka menggunakan waktu lebih awal dari biasanya,” ujarnya. Berdasarkan survei BPTJ, kata Bing, 66 persen kendaraan menggeser waktu berangkat dari pukul 06.00 ke atas menjadi pukul 06.00 ke bawah.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang Saiful Rohman juga mengakui yang paling berdampak pada penerapan aturan ganjil-genap ini adalah arus kendaraan di Jalan Tol Tangerang-Jakarta. “Karena jalan arteri di Kota Tangerang kami pastikan tidak begitu berdampak pada tahap uji coba ini,” ucap Saiful.

Kepala Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Metro Tangerang Kota Ajun Komisaris Besar Ojo Ruslani menjelaskan, arus kendaraan di wilayah Kota Tangerang tidak begitu berdampak, sehingga tidak dilakukan rekayasa lalu lintas.
“Kalaupun ada, kepadatan kendaraan disebabkan oleh pengendara yang bertanya dan penasaran. Saya berharap, BPTJ dan pihak terkait lebih mengintensifkan sosialisasi aturan ganjil-genap, dengan menyebar brosur dan spanduk di titik-titik strategis,” ujarnya. (DA)*


Sekilas Info

Pemukiman di Tangerang Selatan Kebanjiran

TANGERANG, (KB).- Sejumlah pemukiman di Tangerang Selatan kebanjiran, Minggu (22/4/2018). Lokasi yang terkepung banjir di antaranya …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *