Selasa, 25 September 2018

UIN Banten tak Larang Gunakan Cadar

SERANG, (KB).- Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin (SMH) Banten tidak melarang mahasiswinya untuk bercadar. Rektor UIN SMH Banten, Fauzul Iman mengatakan, pemakai cadar tak berarti mencerminkan sikap radikal. Namun, terpenting, adalah sikap dan ideologi mahasiswanya tetap terjaga.

Mahasiswi bercadar dalam budaya Islam bukanlah hal yang tabu. “Tak melarang mahasiswi bercadar. Kami kira akan melihat dulu perkembangannya, karena ini sensitif. Pemahaman Islam yang baik, adalah menghargai dan menghormati agama lain atau seagama, namun memiliki pendapat yang berbeda,” katanya kepada Kabar Banten, Kamis (8/3/2018).

Ia menuturkan, yang harus diperhatikan dalam mendidik mahasiswa dan mahasiswi, adalah sikap mental yang inklusif dan penanaman paham keberagaman. Sebab, Islam memiliki prinsip rahmatan Iil’alamiin artinya menjadi rahmat sekalian alam.

“Selama ini para mahasiswi bercadar di kampus tidak melakukan hal yang mengganggu proses pembelajaran, mengganggu proses pergaulan sosial. Tidak adanya laporan terkait apakah ada indikasi para mahasiswi bercadar menentang hal yang sifatnya kebangsaan atau radikalisme,” ujarnya.

Ia menuturkan, belum ada tindakan hal lebih jauh apalagi melakukan pelarangan. Kampus juga tidak melakukan pembinaan khusus kepada mahasiswi bercadar. “Tidak melarang bagi mahasiswi bercadar. Namun, berbusana sopan dan beradab merupakan kewajiban. Kami rasa belum perlu mengambil kebijakan khusus, seperti mendata dan membina mahasiswi bercadar,” ucapnya.

Sementara itu, Menteri Riset, Teknologi, Pendidikan Tinggi (Menristekditi), Mohamad Nasir menilai, perguruan tinggi atau universitas memiliki kewenangan sendiri-sendiri dalam peraturan berpakaian, temasuk pelarangan menggunakan cadar di area kampus.

“Kemenristek hanya mengatur hak semua orang harus dilindungi semuanya dan tidak boleh diskriminasi terhadap semua warga negara yang sedang melakukan studi di perguruan tinggi. Yang tidak boleh, adalah yang menimbulkan radikalisme, ini yang kami larang,” tuturnya. Dikabarkan sebelumnya, Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga, Yogyakarta melarang penggunaan cadar mahasiswi saat beraktivitas di area kampus. Universitas akan mengelurakan mahasiswi yang tidak mematuhi aturan tersebut. (DE)***


Sekilas Info

SMP Terpadu AL Qudwah Resmikan Saung Literasi

LEBAK, (KB).- Untuk memfasilitasi semangat literasi siswa, SMP Terpadu Al Qudwah Lebak meresmikan Saung Literasi, Senin …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *