UIN Banten Kaji Manuskrip Keagamaan Nusantara

Peserta workshop berfoto bersama Rektorat UIN Banten.*

SERANG, (KB).- Universitas Islam Negeri (UIN) Banten pada Fakultas Ushuluddin dan Adab mengkaji manuskrip keagamaan nusantara, yang bekerja sama dengan Puslitbang Lektur, Khazanah Keagamaan, dan Manajeman Organisasi (LKKMO) Kemenag Republik Indonesia (RI). Kegiatan itu digelar di Aula rektorat UIN Banten Ciceri Kota Serang, Rabu (4/9/2019).

Dekan Fakultas Ushuluddin Udi Mufradi mengatakan, kegiatan ini bertujuan agar dosen dan peneliti di lingkungan kampus UIN dapat mengetahui pentingnya peningkatan pembelajaran manuskrip. “Guna mengetahui bagaimana para pendahulu membumikan ajaran agama dimasanya, maka dari itu kami mengusulkan agenda ini,” ucapnya.

Udi mengatakan, selain memperkaya pengetahuan tentang masa lalu, pentingnya mengkaji dan mempelajari manuskrip juga agar belajar tentang bagaimana para pendahulu membumikan ajaran agama.

“Dengan sistem Forum Group Discussion (FGD) ini membahas draf naskah akademik pusat kajian manuskrip keagamaan Nusantara yang disusun oleh Puslitbang LKKMO Badan Litbang dan diklat Kemenag RI yang disampaikan langsung oleh Dr. Muhammad Zain Kepala Puslitbang Lektur Kemenag RI,” katanya kepada Kabar Banten.

Muhammad Zain menjelaskan, Puslitbang LKKMO mempunyai tugas melakukan penelitian dan pengembangan di bidang lektur dan khazanah keagamaan dengan sasaran utama tersedianya data dan informasi, serta rancangan kebijakan dalam rangka mendukung terwujudnya kebijakan berbasis hasil riset di bidang lektur dan khazanah keagamaan.

“Dalam melakukan tugasnya, Puslitbang LKKMO menyelenggarakan banyak fungsi, seperti penyusunan kebijakan teknis, rencana dan program penelitian dan pengembangan di bidang lektur dan khazanah keagamaan, lalu pelayanan administrasi, penyusunan evaluasi, serta pelaporan dan publikasi hasil penelitian dan pengembangan,” ujarnya.

Pria yang akrab disebut Dokter Zain ini mengaku, setelah mempelajari manuskrip, peserta bisa membuat dan menyusun kurikulum mata kuliah yang baru. “Saya berharap kegiatan ini mampu menjadikan para dosen dan peneliti di UIN Banten menjadi peneliti yang hebat dan bisa menjelaskan bagaimana manuskrip mampu menjelaskan tentang nasionalisme dan moderasi beragama yang sudah disusun oleh ulama-ulama kita terdahulu,” ucapnya.

Diketahui, selain workshop, kegiatan ini dilanjutkan dengan penandatanganan MoU kerja sama antara Puslitbang Lektur Kemenag RI dengan Kampus UIN SMH Banten. (Azzam/YA)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here