Kamis, 18 Oktober 2018

UIN Banten Gelar Lomba Menulis Esai

SERANG, (KB).- Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin Banten menggelar lomba menulis esai. Pemenang lomba tersebut akan meraih hadiah spektakular, yakni laptop (juara I), netbook (juara II), dan e-Reader (juara III).

Ketua panitia, Prof. Dr. Ilzamuddin Ma’mur mengatakan, peserta harus memilih salah satu dari dua tema yang ditentukan panitia. Tema pertama, Sultan Maulana Hasanuddin Banten. Kedua, Syeh Nawawi al- Bantani.

“Naskah harus sudah masuk ke panitia paling lambat tanggal 19 Oktober 2018, jam 23.59 WIB,” kata Ilzamuddin kepada kabar-banten.com, Kamis (11/10/2018).

Diungkapkan, lomba menulis esai ini terbuka untuk umum, artikel antara 1000-2000 kata. Selain itu, esai yang dikirim harus original dan belum pernah dipublikasikan. “Berkas dikirimkan ke [email protected],” katanya.

Kemenag

Sementara itu, Kementerian Agama (Kemenag) melalui Direktorat Pendidikan Agama Islam juga kembali menggelar Lomba Penulisan Cerita Remaja Islami (Ceris) dan Karya Ilmiah Remaja (KIR) Pendidikan Agama Islam. Lomba Ceris dan KIR tahun 2018 mengangkat tema “Merawat Keberagaman, Memantapkan Keberagamaan”. Total hadiah yang akan diperebutkan mencapai Rp 150juta.

“Lomba ini diharapkan dapat lebih memantapkan kembali keberagamaan serta mewujudkan religius culture di sekolah-sekolah dan pada akhirnya dapat merawat keberagaman yang ada di Indonesia ini,” kata Kasubbag. Publikasi dan Humas Ditjen Pendidikan Islam (Pendis) Muhtadin, seperti dikutif dari kemenag.go.id.

Muhtadin mengatakan, proses seleksi diadakan terbuka untuk para siswa SMA/SMK. Mereka diminta untuk mengirimkan naskah ke Direktorat Pendidikan Agama Islam Ditjen Pendidikan Islam Kemenag paling lambat 12 Nopember 2018. Naskah harus dikirim melalui surat elektronik [email protected]

“Cerita yang dikirimkan untuk mengikuti lomba harus memiliki latar belakang perkembangan Islam di Indonesia. Persyaratan lainnya, naskah yang dikirimkan belum pernah dipublikasikan,” ujarnya.

Naskah Ceris yang masuk, akan diseleksi dan dinilai oleh dewan juri yang terdiri dari tim peneliti Litbang Kemenag, serta pakar pendidikan dan praktisi. Dari naskah yang masuk akan dipilih enam finalis untuk masing-masing lomba.

“Setelah proses seleksi, selanjutnya mereka akan diundang untuk melakukan presentasi di hadapan dewan juri,” jelas Muhtadin. Untuk informasi lengkapnya, dapat dilihat di laman pendis.kemenag.go.id. (KO)*


Sekilas Info

Lulusan P3TIK Untirta Siap Penuhi Kebutuhan Tenaga Kerja di Industri

CILEGON,(KB).- Sebanyak 51 mahasiswa Program Diploma I Fakultas Teknik Program Pendidikan dan Pelatihan Teknik Industri Kimia …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *