Sabtu, 20 Oktober 2018
Prosesi pemakaman Asda III Kota Serang sekaligus Pelaksana Tugas Kepala Disparpora Kota Serang, Almarhum Dudung Budipriatna di Pemakaman Kedalingan, Cipare, Kota Serang, Senin (16/4/2018).*

Tutup Usia, Asda III Kota Serang Diganjar Kenaikan Pangkat Anumerta

SERANG, (KB).- Asisten Daerah (Asda) III Kota Serang, Dudung Budipriatna meninggal dunia, di Rumah Sakit Siloam Bogor, Ahad (15/4/2018) sekitar pukul 22.30 WIB. Ia yang juga Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olah Raga (Disparpora) Kota Serang tersebut wafat di usia 54 tahun, karena serangan jantung saat menjalankan tugas di luar daerah.

Pantauan Kabar Banten, almarhum disemayamkan di rumah duka di Kelurahan Lopang, Kota Serang pada Senin (16/4/2018) pagi. Tak berselang lama, jenazah dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kedalingan, Kota Serang. Tampak Wali Kota Serang, Tubagus Haerul Jaman, Wakil Wali Kota Serang, Sulhi Choir, serta puluhan pejabat dan ASN di Lingkungan Pemkot Serang mengantarkan almarhum ke tempat peristirahatan terakhir.

Dalam prosesi pemakaman tersebut, Kepala BKPSDM Kota Serang, Yoyo Wicahyo membacakan SK wali kota tentang pemberian kenaikan pangkat anumerta sebagai penghargaan atas jasanya terhadap bangsa dan negara RI terhitung mulai Senin (16/4/2018). Putra sulung almarhum, Dimas AW menjelaskan, pihak keluarga mendapat kabar duka dari sopir pribadinya pada Ahad (15/4/2018) malam. “Bapak itu punya riwayat jantung, gula darah, dan darah tinggi. Makanya, kalau mau berangkat dinas pasti ditemani sopir dan kemarin pun orang pertama yang mengabari itu sopir bapak,” katanya.

Ia mengenang ayahnya sebagai sosok yang bertanggung jawab dan menjadi panutan bagi istri dan anak-anaknya. Terakhir berkomunikasi dengannya, yaitu saat bapaknya akan berangkat ke Bogor untuk tugas dinas. “Bapak itu sering berpesan, agar selalu menjaga keluarga, saling rukun. Terakhir sakit bapak kambuh itu minggu kemarin, jadi bapak sering berpesan seperti itu,” ujarnya.

Sementara itu, Sekda Kota Serang, Tubagus Urip Henus menuturkan, informasi yang dia dapat Dudung meninggal seusai makan sate dan kembali ke kamar hotelnya. Namun, saat acara akan dimulai, tidak ada jawaban dari Dudung saat dihubungi. “Kemudian, meminta petugas untuk membuka, saat itu beliau sudah tak sadarkan diri dan dibawa ke rumah sakit terdekat,” ucapnya.

Ia menilai, Dudung merupakan ASN terbaik di Kota Serang. Selain itu, menjadi panutan yang baik di Pemkot Serang dan dia mengaku kehilangan. “Terakhir komunikasi itu awal April membahas naik kelas WDP ke WTP. Kami berharap, tentunya ada ASN yang minimal, seperti pak Dudung, yang menjadi panutan bagi semua ASN di Pemkot,” tuturnya.

Wali Kota Serang, Tubagus Haerul Jaman menuturkan, sosok yang baik dan bertanggung jawab sangat melekat dalam diri Dudung. “Ia selalu semangat, supel, dan bertanggung jawab. Atas nama pribadi, saya merasa kehilangan dan kami mendoakan semoga amal dan apapun yang dilakukan dalam hidupnya diterima Allah SWT,” ujarnya. (TM)*


Sekilas Info

Pj Wali Kota Serang Fokus Tata Pedagang Kaki Lima

SERANG, (KB).- Penjabat (Pj) Wali Kota Serang, Ade Ariyanto dalam dua bulan ini akan fokus menangani …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *