Tutup Masa Sidang, DPRD Kabupaten Pandeglang Hasilkan 6 Raperda

Memasuki tutup masa sidang, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pandeglang telah menuntaskan pembahasan 6 rancangan peraturan daerah (Raperda) selama tahun 2018. Dari enam raperda tersebut, lima di antaranya raperda inisiatif dewan dan sisanya raperda inisiatif bupati. Hal itu terungkap dalam rapat paripurna penutupan masa persidangan dan penyampaian Laporan Kinerja Alat Kelengkapan DPRD tahun 2018, di ruang paripurna, Rabu (19/12/2018).

Dalam paripurna tersebut Wakil Ketua Badan Kehormatan DPRD Pandeglang, Samanhudi menyampaikan hasil kinerja legislatif. Menurut dia, dari enam Raperda yang sudah dibahas oleh panitia khusus (Pansus), semuanya masih dalam tahap fasilitasi di Pemprov Banten.

Ia menyebutkan, selama tahun 2018 para wakil rakyat sudah menggelar agenda rapat paripurna sebanyak 27 kali, rapat pimpinan DPRD 4 kali, rapat fraksi 108 kali, dan rapat badan musyawarah sebanyak 14 kali. “Rapat Komisi I 20 kali, Komisi II 18 kali, rapat Komisi III 23 kali, dan Komisi IV 22 kali,” katanya.

Selain itu, anggota DPRD juga telah melaksanakan rapat badan anggaran sebanyak 16 kali, agenda badan pembentukan raperda 2 kali dan rapat panitia khusus sebanyak 19 kali untuk membahas berbagai Raperda. “Setiap agenda sidang dan rapat ini berdasarkan kedudukan, fungsi, tugas, dan wewenang serta arah dan program kerja DPRD,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Pandeglang, Gunawan menambahkan, masih ada pekerjaan yang harus diselesaikan oleh legislatif dan eksekutif. Pekerjaan tersebut yakni soal Rancangan Anggaran Pendapatan Belanda Daerah tahun anggaran 2019 hasil evaluasi Gubernur Banten. “Karenanya, Pemkab diminta untuk lebih intens menjalin komunikasi agar tidak berdampak pada kendala pencairan keuangan daerah tahun depan,” tutur Gunawan.

Ia melanjutkan, hasil kinerja anggota dewan sejatinya dapat menjadi bahan evaluasi untuk bekerja dengan optimal dan maksimal sesuai fungsinya. “Agenda terakhir yang akan dilaksanakan anggota dewan yakni menjalani reses ketiga tahun 2018 yang akan berlangsung sejak tanggal 20-30 Desember,” katanya.

Sementara itu seusai sidang, Wakil Ketua Komisi II DPRD Pandeglang, Dadi Rajadi didampingi anggotanya, Hj. Ida Ating dari Fraksi PPP mengatakan, saat ini sudah tidak ada lagi sidang istimewa, paripurna dan rapat-rapat. Sebab, masa penutupan sidang sudah diparipurnakan tadi siang.

“Ya, tinggal sebentar lagi masih ada tugas penting diakhir tahun yakni menjalankan agenda reses atau jaring aspirasi masyarakat. Reses ini untuk menyerap aspirasi masyarakat seputar pembangunan. Hasil reses tentu akan menjadi bahan masukan bagi pemerintah daerah,” ujar Dadi Rajadi. (Iman Fathurohman)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here