Turunkan Angka Stunting, Pemkab Tangerang Percepat Pencegahan

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang terus melakukan upaya percepatan pencegahan atau penurunan anak kerdil (stunting) dengan berbagai langkah-langkah. Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mengungkapkan, peran pemerintah dalam penurunan stunting di wilayahnya sangatlah penting.

Untuk itu dalam mengatasi penurunan stunting di Kabupaten Tangerang, pihaknya terus mendorong digelarnya sejumlah program, di antaranya, kata dia, memfasilitasi pembinaan, pemantauan, evaluasi, dan tindak lanjut atas kebijakan maupun pelaksanaan program. Lalu mengoordinasikan pelibatan institusi nonpemerintah untuk mendukung aksi konvergensi/integrasi percepatan pencegahan stunting.

Kemudian, membantu tugas kementerian dalam negeri untuk melaksanakan penilaian kinerja kabupaten/kota dalam penyelenggaraan pencegahan stunting. Bahkan, juga memberikan umpan balik serta penghargaan kepada kabupaten/kota sesuai kapasitas provinsi yang bersangkutan.

“Penanganan stunting perlu dikenali dengan pendekatan kearifan lokal dan pemanfaatan makanan lokal serta perlu sinergi berbagai lembaga dalam upaya pencapaian penurunan stunting di Kabupaten Tangerang,” ujarnya saat menghadiri penutupan Rapat Koordinasi Teknis Mendorong Konvergensi Program Percepatan Pencegahan Anak Kerdil (Stunting) di Wilayah Prioritas di Hotel Borobudur Jakarta, akhir pekan kemarin.

Sementara, Direktur Sinkronisasi Urusan Pemerintahan III Eduard Sigalingging menegaskan, bahwa pemerintah sangat serius dalam mengatasi penurunan stunting di Indonesia. Ia juga mengimbau kepada para kepala daerah, agar dalam masalah penanganan stunting, tak lupa melibatkan komunikasi dengan tokoh masyarakat.

Oleh karena itu, ucap dia, pemerintah harus dapat mengupayakannya dengan melakukan strategi untuk melakukan percepatan penurunan angka stunting. “Saya harapkan kerja samanya dan kita terbuka bila para kepala daerah bisa bersama-sama bersinergi antara pusat dan daerah, sehingga efektif dan efisien dalam menangani stunting di Indonesia,” tuturnya. (Dewi Agustini)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here