Kamis, 15 November 2018
Breaking News

Turunkan Angka Pengangguran, Pemkab Serang Fokus Peningkatan Kualitas SDM

SERANG, (KB).- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang mengakui bahwa angka pengangguran di Kabupaten Serang masih tinggi, meskipun secara persentasi mengalami penurunan jika dibandingkan dengan tahun 2015. Untuk itu, pemkab melalui sejumlah Organisasi Perangkat daerah (OPD) melakukan upaya peningkatan kualitas dan skill atau ke ahlian sumber daya manusia (SDM).

Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah kaget persentase angka pengangguran Kabupaten Serang tertinggi. “Waduh Kabupaten Serang tertinggi ya,” katanya saat membalas pesan singkat yang dikirimkan Kabar Banten, Selasa (7/11/2017). Tatu kemudian mengatakan, OPD di Pemkab Serang fokus untuk menurunkan tingkat pengangguran dengan langsung membuat program pemberdayaan ekonomi kerakyatan.

Di antaranya, di Dinas Perikanan berupa program budidaya ikan tawar dan air payau, Dinas Pertanian membentuk gabungan kelompok tani (Gapoktan) , kemudian di Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) membuat program pemperdayaan kehidupannya seperti pemberdayaan pengrajin, dan lain-lain.

“Selain itu, di Dinas Tenaga Kerja ada program peningkatan skill atau keahlian para pencari kerja, digelar pelatihan-pelatihan. Dalam hal ini, Kabupaten Serang memang membutuhkan balai diklat yang pelatihannya disinergikan dengan kebutuhan industri yang ada di Kabupaten Serang. Saat ini, Kabupaten Serang belum punya balai diklat dan pemkab baru menganggarkan untuk pengadaan lahannya,” katanya.

Selain program-program tersebut, kata Tatu, pemkab juga akan menandatangani Memorandum of Undestanding (MoU) dengan UI (D3) untuk meningkatkan SDM anak-anak Kabupaten Serang. “Karena akar permasalahan pengangguran di Kabupaten Serang, mereka tidak punya skill. Pemkab akan menganggarkan untuk beasiswanya. Selain itu, ke perusahaan yang ada kami juga tetap mengakses untuk bisa menerima karyawan yang berasal dari Kabupaten Serang,” tuturnya.

Program pelatihan

Kepala Disnkaer Kabupaten Serang, R Setiawan, mengatakan, pihaknya juga sudah menerima informasi dari BPS Banten terkait jumlah pengangguran di Kabupaten Serang. “Secara persentase angka pengangguran turun kalau tahun 2015 14,8 persen, di 2016 13 persen. Ini turun 1,8 persen,” katanya.
Sementara, untuk jumlah pencari kerja di Kabupaten Serang, Setiawan mengungkapkan, sampai dengan Oktober 2017 sebanyak 19.047 orang dan penempatan 5.375 orang. “Untuk yang penempatan ini jumlahnya memang masih sedikit,” katanya.

Terkait upaya untuk menurunkan jumlah pengangguran, kata Setiawan, Disnaker memiliki program pelatihan kerja di bidang pelatihan dan produktifitas. Selain itu, ada juga job fair yang rencananya akan digelar 2018. “Selain itu kami juga ada program pelatihan kewirausahaan,” tuturnya. Kemudian, Setiawan melanjutkan, SMK di Kabupaten Serang juga sudah punya bursa kerja khusus di perusahaan, jadi setiap SMK punya mitra kerja dengan perusahaan. “Jadi dimachingkan antara SMK dan Perusahaan yang menjadi jaringan bursa kerja,” ujarnya.

Sementara, untuk pembangunan Balai Diklat, kata Setiawan, pembebasan lahannya di Desa Kendayakan, Kecamatan Kergilan diupayakan selesai 2017. “Insyaallah bulan ini selesai pembayaran, karena tinggal bayar saja. Lahan yang dibebaskan 1,5 hehtare, total anggarannya dengan biaya umum lainnya sekitar Rp 4 miliar. Sementara, untuk pembangunan fisiknya itu di Dinas Perkim, tapi usulannya dari Disnaker, mudah-mudahan ada di 2018,” tuturnya. (YY)***


Sekilas Info

Urus Adminduk tanpa Pengantar, Disdukcapil Kota Serang Jalankan Perpres 96 Tahun 2018

SERANG, (KB).- Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Serang mulai menerapkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *