Tunggu SKB, Pelatihan Dasar CASN 2019 Mulur

SERANG, (KB).- Pihak Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Serang mengungkapkan, waktu pelaksanaan pelatihan dasar (Latsar) calon pegawai negeri sipil (CPNS) atau calon aparatur sipil negara (CASN) tahun 2019 akan mundur hingga waktu yang belum ditentukan.

Hal itu karena pelaksanaan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) belum dilakukan akibat pandemi Covid-19.

Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi pada BKPSDM Kabupaten Serang Muhamad Hamimi mengatakan, pelaksanaan latsar untuk CASN tahun 2019 akan mundur dari jadwal tahunan.

Hal itu dikarenakan pelaksanaan latsar tersebut harus menunggu hasil pengumuman Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) lebih dulu.

Sementara, untuk pengumuman pelaksanaan SKB yang awalnya harus dilakukan pada 22 Februari nyatanya mundur.

“Setelah itu di dalam jadwal tahunan harusnya akhir April ada SKB. Cuma karena ada covid kita enggak bisa, jadwal berubah sampai waktu yang belum ditentukan sesuai pusat,” ujarnya kepada Kabar Banten saat ditemui di kantornya, Selasa (7/4/2020).

Ia menjelaskan, untuk latsar dilakukan selama 40 hari di Pandeglang.

“Latsar di Pandeglang karena provinsi sudah punya fasilitas lengkap termasuk pengajar dari LAN (Lembaga Administrasi Negara) jadi mereka diberi rekomendasi untuk menyelenggarakan latsar,” tuturnya.

Hamimi menuturkan, jika melihat aturan satu tahun setelah diangkat, CASN tersebut wajib ikut diklat. Namun kemudian ada edaran yang menunda pelaksanaan tersebut sampai tahun 2022.

Ia mengatakan, untuk formasi tahun 2019 ada 411 orang yang disiapkan. Namun dirinya belum tahu berapa orang yang akan mengikuti latsar. Sebab bisa saja dari formasi tersebut ada yang tidak memenuhi grade seleksi sehingga tidak lolos jadi CASN.

“Nanti setelah dinyatakan lolos seleksi, baru kita dapat datanya, baru ikut latsar. Jadi kita belum tahu (jumlahnya),” katanya.

Dirinya pun belum tahu kapan pemerintah pusat akan memberikan jadwal pelaksanaan SKB tersebut. Sebab ketika tes harus dilakukan secara berkumpul, sementara saat ini masih ada larangan untuk berkumpul.

“Itu kan enggak boleh. Jadi belum tahu (kapan), itu kan gimana Menpan (Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi) dan BKN (Badan Kepegawaian Negara) kesanggupannya,” ucapnya. (DN)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here