Senin, 10 Desember 2018
Truk tronton pengangkut semen bernomor polisi B 9809 FYU terguling hingga terbalik di Jalan Tanjakan Cijengkol, Desa Mahendra, Kecamatan Cibaliung, Kabupaten Pandeglang, Kamis (8/2/2018) sekitar pukul 09.30. Tidak ada korban dalam kecelakaan tunggal tersebut, namun ratusan dus berisi semen tumpah ke badan jalan.*

Truk Pengangkut Semen Terbalik

PANDEGLANG, (KB).- Truk tronton pengangkut semen bernomor polisi B 9809 FYU terguling hingga terbalik di Jalan
Tanjalan Cijengkol, Desa Mahendra, Kecamatan Cibaliung, Kabupaten Pandeglang, Kamis (8/2/2018) sekitar pukul 09.30. Tidak ada korban dalam kecelakan tunggal tersebut. Namun, ratusan dus berisi semen tumpah ke badan jalan.

Menurut informasi warga, siang hari kejadian tersebut truk yang dikemudikan Ahmad Yani melaju dari arah Jalan Cimanggu hendak mengirim semen ke PT Cibaliung Sumber Daya (CSD) di Kecamatan Cibaliung. Diduga tidak selip, sebelum truk terguling sempat menghantam pembatas jalan. Akibatnya, truk tersebut terguling. Karena beban muatan berat, truk terperosok ke luar bahu jalan. Akibat beban muatan berat, truk tersebut terbalik. Sementara sopir truk Ahmad Yani hanya mengalami luka ringan dan sudah mendapatkan pertolongan warga.

Kapolsek Cibaliung, AKP Triono membenarkan ada kecelakaan tunggal truk pengangkut semen terguling di tanjakan Jalan Cijengkol. Diduga truk tersebut mengalami kecelakaan karena sopirnya tidak mengetahui medan. Sebab, di tanjakan tersebut sering terjadi kecelakaan rem blong.

Selain itu, medan jalan tersebut banyak belokan dan tanjakan terjal. Sehingga saat melintasi belokan, sopir truk tidak dapat mengendalikan kendaraan hingga akhirnya terguling. “Rencananya, mobil tersebut akan mengirim semen ke CSD Cimanggu. Pas di TKP mobil mengalami laka tunggal. Sebelum terguling mobil itu sempat menghantam pembatas jalan. Akibatnya, mobil tersebut terguling hingga terbalik,” ujar Kapolsek Cibaliung AKP Triyono.

Meski demikian, kecelakaan tidak menelan korban jiwa. Namun sopir truk mengalami luka lecet. Warga Cibaliung Edi Santoso mengatakan, mobil melaju cukup kencang dari arah Cibaliung. Sehingga saat berada di jalan tanjakan tersebut, mobil mengalami kecelakaan tunggal. “Sopirnya tidak tahu medan jalan. Apalagi Tanjakan Cijengkol itu rawan kecelakaan,” ucapnya.

Menurut Edi, Tanjakan Cijengkol rawan kecelakaan. Selain tanjakannya tajam, juga ruas jalannya panjang dan banyak belokan. Setahun lalu, pernah terjadi kecelakaan serupa truk terguling di jalan tersebut. “Saya imbau pengendara roda empat, termasuk truk pengangkut barang material agar berhati-hati saat melintasi Tanjakan Cijengkol. Tak heran jika pengendara selalu membunyikan klakson, karena di jalan tersebut rawan kecelakaan. (IF)***


Sekilas Info

STISIP Banten Raya Santuni Anak Yatim

PANDEGLANG, (KB).- Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIP) Banten Raya menggelar Maulid Nabi Besar …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *