Tronton Dilarang Lintasi JLS Kota Cilegon

CILEGON, (KB.- Kendaraan industri belum bisa menggunakan Jalan Lingkar Selatan (JLS). Pasca-perbaikan tahap 1 jalan amblas di Kilometer 87 JLS, tepatnya di Kelurahan Lebak Denok, Kecamatan Citangkil nanti, kendaraan bertonase tinggi tetap dilarang untuk melintas.

Kepala Dinas PUTR Kota Cilegon, Nana Sulaksana mengatakan, perbaikan tahap 1 sifatnya masih sementara. Hasil dari perbaikan tersebut, hanya mampu menahan bebas maksimal kendaraan pribadi.

“Kekuatan jalannya belum sampai berton-ton mobil, hanya bisa dilintasi mobil pribadi atau kendaraan roda dua. Sementara, kalau sekelas tronton atau mobil-mobil industri lain, belum bisa,” katanya, Jumat (1/6/2018).

Menurut dia, perbaikan tahap satu tersebut sedang dikebut oleh perusahaan pemenang tender. Pekerjaan dilakukan selama 24 jam, sehingga saat ini progress perbaikan telah mencapai 85 persen.¬† “Sekarang sudah mencapai 85 persen, pekerjaanya dikebut sesuai instruksi saya,” ujarnya.

Secara teknis, dia menjelaskan, bahwa perbaikan tahap 1 tidak lain mengganti cover box lama dengan yang baru. Di mana cover box untuk lintasan air di bawah jalan memiliki tinggi 20 meter.

“Cover box yang runtuh diganti baru. Kemudian, di atasnya akan dicor lalu ditimbun tanah. Pengecoran dilengkapi obat pengeras, sehingga proses keringnya sangat cepat,” ucapnya.

Melihat proses perbaikan tersebut, dia meyakini, H-7 Idulfitri jalan tersebut sudah bisa dilalui oleh kendaraan roda dua dan pribadi. Sehingga, bisa digunakan sebagai akses wisata menuju Pantai Anyer, Kabupaten Serang.

“Untuk memastikan jalan itu tidak dilalui oleh kendaraan besar, perlu ada petugas yang berjaga serta pemasangan rambu-rambu. Harus ada yang begadang, sebab belum bisa dilalui kendaraan berat,” tuturnya.

Sementara itu, Asda I Pemkot Cilegon, Taufiqurahman Husein menuturkan, peranan JLS sangat penting dalam arus mudik dan liburan Idulfitri tahun ini. Oleh karena itu, perbaikan jalan tersebut menjadi sorotan pada rapat bersama pemangku kebijakan arus mudik di Ruang Rapat Wali Kota Cilegon, Rabu (30/5/2018).

“Kami khawatir jika proses perbaikan jalan itu tidak sesuai target. Makanya, kami berharap, Dinas PUPR memaksimalkan perbaikan jalan itu,” katanya. (AH)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here