Triwulan ke-3 2019, PAD Kota Tangsel Diklaim Capai Rp 1,3 Triliun

TANGERANG, (KB).- Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terus menggenjot pendapatan daerah dari sektor pajak. Pada triwulan ketiga ini, pendapatan asli daerah (PAD) Kota Tangsel diklaim telah mencapai lebih dari Rp 1,3 triliun.

Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany menyampaikan ucapan terima kasih kepada wajib pajak atas kontribusi yang telah diberikan terhadap PAD Kota Tangsel.

“Terima kasih kepada bapak/ibu semua, bahwa PAD Tangsel pada triwulan ketiga ini sudah mencapai Rp 1.333.327123.533,” katanya, Kamis (5/12/2019).

Ia berharap, angka tersebut, pada triwulan selanjutnya dapat melampaui capaian triwulan ketiga ini.

“Karena, kalau tidak tercapai, kami tidak bisa melakukan proses pembangunan dan penataan Kota Tangsel. Ini adalah kontribusi dari semua warga Tangsel,” ujarnya.

Lebih lanjut, dia menuturkan, PAD tersebut didominasi bersumber dari pajak daerah, di antaranya pajak restoran, pajak hiburan, pajak reklame, PBB, BPHTB, dan lainnya.

“Insyaallah tahun depan PAD kami ditargetkan mencapai Rp 2 triliun,” ucapnya.

Oleh karena itu, tutur dia, Pemkot Tangsel melalui Bapenda akan terus mendorong para wajib pajak untuk menunaikan kewajibannya.

“Yang tentu akan kami kembalikan untuk pembangunan dan penataan Kota Tangsel,” tuturnya.

Sementara, Kepala Bapenda Tangsel Moch Taher menjelaskan, sampai November terdapat sebanyak 701 wajib pajak baru yang telah mendaftar.

“Dengan kontribusi sekitar Rp 26 miliar. Pajak yang dibayarkan kepada pemkot digunakan untuk membangun Kota Tangsel,” katanya.

Selanjutnya, ujar dia, pendapatan tersebut, akan dialokasikan kepada beberapa sektor. “Pendidikan sekitar 20 persen, kesehatan juga 20 persen, kemudian untuk infrastruktur 13 persen,” ucapnya. (DA)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here