Tolak Galian C, Mahasiswa Demo Pemkab Serang

SERANG, (KB).- Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Waringin Kurung (Himawar) melakukan aksi unjuk rasa di depan gedung Pemkab Serang, Jumat (3/8/2018). Aksi tersebut dilakukan untuk menolak adanya galian C seluas 77 hektar di Kampung Maruga, Desa Sukadalem, Kecamatan Waringin Kurung, Kabupaten Serang.

Ketua Umum Himawar Ahmad Ru’yat mengatakan kedatangannya ke Pemkab Serang adalah untuk menuntut pemerintah mengusut tuntas masalah galian di kampung tersebut. “Kami minta pemerintah mengusut tuntas oknum yang terlibat dan mencuri tanah itu, sedangkan itu tanah negara,” ujarnya kepada Kabar Banten, saat ditemui dilokasi aksi.

Ia menuntut agar pemerintah segera menutup galian tersebut. Sebab selama ini masyarakat sudah sangat dirugikan dengan adanya galian tersebut. “Disitu terdapat tanah masyarakat yang berbukit dan mereka tidak bisa bercocok tanam dan tidak memiliki penghasilan. Mereka hanya menangis dan mereka menyampaikan kepada kami mahasiswa untuk menyampaikan aspirasinya,” tuturnya.

Ru’yat mengatakan, galian seluas 77 hektar otu telah menyebabkan banjir dan sempat viral di media masa. Bahkan sempat pula menelan korban sebanyak 4 orang. “Mereka masuk ke bekas galian karena terpeleset,” katanya. Menurut dia, galian tersebut sudah beroperasi sejak 1998. Selama ini masyarakatbpun sudah seringkali menutup galian tersebut, hanya saja belum juga membuahkan hasil. “Terus Kenapa di DJKN baru memasang plang bahwa itu tanah negara. Sangat disayangkan,” ucapnya.

Dalam aksi tersebut, mahasiswa sempat ingin bertemu dengan Ketua DPRD Kabupaten Serang Muhsinin. “Pak muhsinin adalah anggota dewan kebetulan dia dari dapil kami dapil 5 apa beliau tidak melihat ketidak adilan itu semua dan mendengarkan,” katanya. Ia mengatakan, jika kemudian tuntutan mereka tidak juga dipenuhi, maka pihaknya akan datang dengan masa yang lebih besar. “Kalau tidak ditutup maka aksi kami akan lebih besar. Kami siapkan 300 orang,” ucapnya. (DN)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here