Tol Serang-Panimbang, DPRD Pandeglang Usulkan Pintu Tol Patia

PANDEGLANG, (KB).- Ketua DPRD Pandeglang Udi Juhdi mulai mengkritik kebijakan pemerintah pusat yang akan mengurangi pintu Tol Serang-Panimbang. Sebaliknya, politisi Gerindra ini akan mengusulkan ke pemerintah pusat agar mengakomodasi exit tol Serang-Panimbang di Kecamatan Patia.

“Terus terang saya sedikit kecewa jika ada pengurangan pintu tol jalur exit di Patia. Sebab, jika di Patia itu ada exit tol akan ikut menciptakan pertumbuhan ekonomi masyarakat. Apalagi exit tol di Patia dekat dengan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), jadi dipastikan akan banyak pertumbuhan ekonomi baru,” kata Ketua DPRD Pandeglang Udi Juhdi kepada Kabar Banten, Ahad (20/10/2019).

Menurut dia, proyek strategis nasional atau PSN itu menentukan hajat hidup orang banyak dan akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya di wilayah Banten Selatan. Jika exit tol tidak jadi dibangun, tentu masyarakat akan rugi.

Padahal, lanjut Udi, Pemkab Pandeglang punya kesiapan untuk mengatur lahan yang sudah menjadi jalur tol. Jika alasan pengurangan exit tol Patia karena masuk Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B), maka Pemkab siap untuk menyiapkan lahan pengganti, agar pintu keluar tol tetap jadi dibangun.

“Kami dengan bupati terus berupaya agar pembangunan pintu keluar tol tidak boleh dibatalkan, harus jadi dibangun,” ucap Udi.

Seperti diketahui, rencana pemerintah pusat untuk mengurangi exit Tol Serang-Panimbang di Patia dengan alasan lahan terseut masuk LP2B. Hal itulah yang menjadi alasan pihak Kementerian PUPR, yang berencana membatalkan sebagian pembangunan exit tol di Pandeglang.

Padahal rencana pengurangan exit tol di Kecamatan Patia berasal dari Pemerintah Provinsi Banten. Karena berdasarkan aturan area LP2B yang tidak diperbolehkan beralih fungsi.

Sementara itu, Bupati Pandeglang Irna Narulita mengatakan, pihaknya akan mengirimkan surat kepada kementerian soal pengurangan exit tol. Bupati sepakat dengan Ketua DPRD Pandeglang bahwa di Patia harus dibangun exit tol agar bisa menumbuhkan ekonomi masyarakat.

“Kami akan bersurat kepada pihak Kementerian PUPR agar exit tol di Pandeglang tidak dikurangi. Karena adanya pintu keluar tol itu dipastikan akan membukan pertumbuhan ekonomi baru bagi masyarakat,” tuturnya. (IF)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here