Tingkatkan Pelayanan Publik Lewat SPBE

SERANG, (KB).- Kepala Seksi Pengembangan e-Government dan Integrasi Sistem Bidang Telematika pada Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik Kabupaten Serang Ratu Namira Maulina mengatakan, untuk mewujudkan proses kerja yang efisien, efektif, transparan, dan akuntabel, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik, instansi baik kementerian, lembaga, dan pemerintahan daerah menerapkan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Penerapan tersebut, berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 95 Tahun 2018 tentang SPBE.

“Perpres tersebut merupakan perwujudan reformasi birokrasi saat ini. Karena, SPBE biasa disebut juga e-Government, yakni salah satu upaya pemangkasan biaya dan waktu serta meminimalisir terjadinya praktik korupsi dalam pelayanan yang dilakukan oleh pemerintah,” katanya, Jumat (20/9/2019).

Menurut wanita yang akrab disapa Ira tersebut, SPBE merupakan sistem tata kelola pemerintah yang memanfaatkan teknologi informasi secara menyeluruh dan terpadu dalam pelaksanaan administrasi pemerintahan dan penyelenggaraan pelayanan publik yang dilakukan pada suatu instansi pemerintahan.

Saat ini, ujar dia, beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) di Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Serang sudah mulai menerapkan SPBE. Penerapan tersebut, sebagai upaya mewujudkan responsif yang cepat dari pemerintah kepada masyarakat terutama di bidang administrasi.

“Penggunaan sistem berbasis elektronik menjadi salah satu syarat dalam mewujudkan pemerintahan yang transparan dan akuntabel, terutama dalam mendukung percepatan pembangunan daerah,” ucapnya.

Ia mengungkapkan, penerapan sistem tersebut diharapkan bisa menyediakan sesuatu yang aktual dan dapat langsung diakses melalui media oleh masyarakat, termasuk di antaranya penyediaan layanan publik dalam berbagai bentuk aplikasi atau sistem layanan. Hal tersebut tentunya sesuai dengan keadaan di mana sebagian besar masyarakat sudah bisa mengakses apapun melalui internet.

“Selain itu, masyarakat juga mengharapkan, pemerintahan yang responsif, yaitu dapat memberikan respons langsung tanpa harus melewati proses yang sulit, waktu yang lama, dan berbiaya mahal,” tuturnya.

Namun, kata dia, sayangnnya saat ini tidak semua OPD Pemkab Serang mampu menerapkan SPBE, hal tersebut, karena beberapa hal di antaranya keterbatasan kuantitas maupun kualitas sumber daya manusia (SDM) yang membidangi teknologi informasi dan komunikasi (TIK) pada masing-masing OPD.

Untuk itu, perlu peningkatan kemampuan aparatur tersebut, melalui bimbingan teknis ataupun melalui pendampingan dan berbagai kegiatan lainnya yang diperlukan, selain itu, perlu koordinasi dengan berbagai pihak terkait yang menangani permasalahan SDM aparatur tersebut.

Ia menuturkan, untuk mendukung peningkatan kemampuan ASN terhadap TIK, maka akan dilaksanakan pembinaan dan peningkatan kapasitas ASN yang membidangi TIK. “Diharapkan melalui kegiatan itu Pemkab Serang mampu mengimplementasikan SPBE terhadap seluruh layanan publik yang dilaksanakan secara bertahap,” ujarnya. (TM)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here