Rabu, 23 Mei 2018

Tingkatkan Pelayanan Publik, Dua Daerah Adopsi Smart City Kota Tangerang

TANGERANG, (KB).- Tuntutan percepatan dan transparansi pelayanan publik mendorong pemerintah daerah untuk terus melakukan inovasi dengan mengembangkan konsep smart city. Hal itu mengakibatkan banyak daerah yang belajar tentang smart city ke Kota Tangerang. Tercatat sampai saat ini tidak kurang dari 28 pemda mengadopsi sejumlah aplikasi yang telah dikembangkan Pemkot Tangerang.

Dua daerah yakni Pemkab Karawang dan Bekasi juga menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) pemanfaatan aplikasi Smart City dengan Pemkot Tangerang. Penandatanganan MoU tersebut dilakukan langsung oleh Bupati Karawang, Cellica Nurachadiana dan Pjs Bupati Bekasi, Ruddy Gandakusuma, serta dari Pemkot Tangerang yang diwakili oleh Kepala Dinas Kominfo Tabrani dengan disaksikan langsung oleh Pjs Wali Kota M. Yusuf dan Sekda Dadi Budaeri di Ruang Tangerang Live Room (TLR) Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Rabu (16/5/2018).

Bupati Karawang, Cellica Nurachdiana yang mengaku terkesan dengan berbagai aplikasi yang dimiliki oleh Pemkot Tangerang. Menurut Cellica, meskipun Karawang berada di Provinsi Jawa Barat yang juga terkenal dengan smart city-nya. Namun Pemkab Karawang merasa sistem smart city di Kota Tangerang lebih cocok untuk diimplementasikan di Karawang.

“Bandung bagus, Kota Tangerang juga bagus. Tentunya kami memiliki pertimbangan tersendiri untuk memilih Kota Tangerang. Kami datang ke Kota Tangerang setelah melakukan berbagai kajian bersama aparatur kami dan yang lebih siap Kota Tangerang,” ucapnya.

Cellica juga berharap Pemkab Karawang bisa mengadopsi 174 aplikasi yang dimiliki oleh Pemkot Tangerang, sehingga Pemkab Karawang bisa lebih meningkatkan pelayanan publik ke masyarakat dan masyarakat juga bisa merasakan kehadiran pemerintah. “Kami akan adopsi beberapa aplikasi terkait e-government dan pelayanan publik termasuk pengaduan masyarakat,” tuturnya.

Senada dengan Bupati Karawang, Pjs Bupati Bekasi Ruddy Gandakusuma juga menyampaikan bahwa pihaknya sangat ingin mengadopsi semua aplikasi yang telah dimiliki oleh Kota Tangerang. “Terlebih Kota Tangerang dan Bekasi punya kultur yang tidak jauh beda. Kita juga sama-sama sebagai daerah penyangga ibu kota. Tadi kita bisa lihat efektifnya pelayanan publik melalui aplikasi yang dikembangkan Pemkot Tangerang,” ujar Ruddy.

Sebagai informasi, penandatanganan MoU tersebut selanjutnya akan ditindaklanjuti melalui penandatanganan Perjanjian Kerja sama (PKS) yang sifatnya lebih teknis termasuk detail aplikasi yang akan diadopsi oleh dua daerah tersebut. (DA)*


Sekilas Info

Arief-Sachrudin Silaturahim dengan Alim Ulama

TANGERANG, (KB).- Pekan pertama bulan Ramadan, calon Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah tak lantas berhenti …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *