Tingkatkan Kualitas SDM, Unbaja-Kemenkumham Teken Nota Kesepahaman

UNIVERSITAS Banten Jaya (Unbaja) bersama Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) (Kemenkumham) Banten menjalin kerja sama dalam rangka peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM). Penandatanganan nota kesepahaman dilakukan di Kampus II Unbaja, Kota Serang, Rabu (21/8/2019).

Rektor Unbaja Sudaryono mengatakan, dengan adanya penandatangan tersebut, maka akan terbentuk sinergitas antara Unbaja dengan Kemenkumham terutama dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“Saya berharap ke depan Unbaja dan Kemenkumham sama-sama meningkatkan kualitas. Unbaja meningkatkan akreditasi dan Kemenkumham meningkatkan sumber daya manusia,” katanya.

Ia menuturkan, terjalinnya kerja sama tersebut diharapkan bisa ditindaklanjuti dengan berbagai kegiatan sosialisasi edukasi, seperti pertukaran narasumber dan kelompok pakar. Kemudian, melaksanakan studi banding mahasiswa dan dosen, melakukan penyuluhan hukum, serta peningkatakn kesadaran hukum.

“Sosialisasi tersebut, sebagai pertukaran bahan-bahan dan informasi ilmu hukum dan pengembangan sumber daya manusia dalam rangka pengembangan fungsi dan tugas masing-masing,” ucapnya.

Kepala Kanwil Kemenkumham Banten Imam Suyudi mengapresiasi kerja sama tersebut sebagai langkah awal yang baik dalam memecahkan permasalahan peningkatan SDM. Selain itu, peningkatan kompetensi di bidang masing-masing baik di Kemenkumham maupun di perguruan tinggi.

“Kerja sama tersebut merupakan wujud kolaborasi Unbaja bersama Kemenkumham untuk menjadi bagian prioritas. Kegiatan tersebut, harus didorong dalam meningkatkan kualitas dan potensi di lingkungan kanwil khususnya. Dengan kemampuan pendidikan formal yang lebih tinggi tentunya dari segi struktural dan mental akan berubah dan kompetisi ke depan, prestasi kerja yang bersangkutan tentunya didasari dari pendidikan formal yang harus dimiliki tersebut,” ujarnya. (DE/RI)*

1 KOMENTAR

  1. Semoga kegiatan ini bukan hanya dengan kemenhumham saja tapi dengan instansi lainnya juga, agar keberadaan kampus lebih banyak dijadikan tumpuan kerjasama baik secara akademis maupun praktek langsung…
    Dengan kemampuan pendidikan formal yang lebih tinggi tentunya dari segi struktural dan mental akan berubah dan kompetisi ke depan, prestasi kerja yang bersangkutan tentunya didasari dari pendidikan formal yang harus dimiliki tersebut,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan ke Tata Batal balasan

Please enter your comment!
Please enter your name here