Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat, TNI dan BKKBN Bersinergi

TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 103 Kodim 0623/Cilegon Tahun Anggaran 2018 bersama Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Banten yang berlangsung selama hampir satu bulan, mulai dari tanggal 15 Oktober hingga 13 November 2018, saling bersinergi untuk membangun kesejahteraan masyarakat di sejumlah desa tertinggal yang ada di Banten.

Kegiatan TMMD 103 Kodim Cilegon tersebut resmi ditutup Selasa, (13/11/2018). Hadir dalam acara penutupan Komandan Korem 064/Maulana Yusuf, Kolonel Czi Budi Hariswanto, Kepala BKKBN Provinsi Banten Drs Aan Jumhana Mulyana M.Si, Plt Walikota Cilegon Edi Ariadi, jajaran Yonif 320/BP, Kodim 0623/Clg, Lanal Banten, Brimob Polda Banten, Kopassus, Polres Cilegon, Airud Polda Banten, tim BKKBN, tamu undangan dari sejumlah organisasi dan lembaga serta unsur masyarakat.

“Kami bersama sejumlah pihak, seperti Kodim dan masyarakat sekitar ikut berpartisipasi guna mempercepat proses pembangunan,” ujar Danrem O64/MY Kolonel Czi Budi Hariswanto. Ia mengatakan, ada sejumlah rangkaian kegiatan yang dilakukan. Misalnya membuka jalan, pembangunan rumah warga, dan penyuluhan kesehatan serta pengetahuan seputar Keluarga Berencana (KB).

“Jalan yang kami buka itu merupakan tanah milik masyarakat sekitar. Kami juga mengadakan bakti sosial, kemudian kami juga bekerjasama dengan BKKBN. Jadi masyarakat bisa datang untuk konsultasi,” ujar Danrem.

Dalam acara penutupan dan penetapan TMKK tersebut, dilakukan penyerahan piala Program Bakti KB Kes Terpadu Tingkat Korem 064/MY TA. 2018, pembagian sembako, khitanan massal, pelayanan konsultasi dan informasi tentang KB di posko Pusat Pelayanan Keluarga Sejahtera dari BKKBN Banten, serta peninjauan lokasi TMMD ke 103 tahun 2018 oleh Danrem 064/MY.

Kepala BKKBN Provinsi Banten Drs. Aan Jumhana Mulyana M.Si mengatakan, kegiatan tersebut merupakan kegiatan rutin tahunan antara TNI dan BKKBN. Dalam kegiatan tersebut masyarakat dapat berkonsultasi terkait permasalahan keluarga berencana atau sekedar mengetahui sejumlah alat kontrasepsi.

“Jika ada masyarakat yang memiliki masalah dalam keluarga atau hanya sekedar bertanya tentang berbagai hal yang berkaitan dengan alat kontrasepsi, kami akan bawa ke mobil curhat atau posko pelayanan dan disana mereka bisa langsung berkonsultasi dengan ahlinya,” ujar Aan.

Dengan adanya mobil pelayanan dan pihaknya turut berpartisipasi dalam kegiatan Bakti TNI KB Kesehatan itu juga, diharapkan dapat melayani masyarakat secara maksimal. “Ini merupakan bentuk pelayanan kami kepada masyarakat agar semakin dekat dengan kami,” ujarnya.

Kehadiran TNI dan beberapa mitra lain, serta pemerintah daerah termasuk kader juga ikut berkontribusi terhadap keberhasilan program KB di Provinsi Banten. “Pelayanan ini hanyalah sebagian kecil dari rangkaian acara. Pelaksaan ini sudah kami lakukan sejak awal bulan April 2018 lalu. Dan kami sudah melakukan berbagai hal, termasuk pelayanan papsmear yang juga diikuti oleh ibu-ibu persit,” ujar Aan. (Rizki Putri/KO)* 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here