Sabtu, 15 Desember 2018

Tingkat Hunian Hotel di Anyer Anjlok

Tingkat hunian kamar hotel (occupancy rate) di Pantai Anyer, Kabupaten Serang sejak dua sampai tiga bulan terakhir terus menurun atau anjlok. Kondisi tersebut karena wisatawan ketakutan menginap di hotel akibat adanya aktivitas Gunung Anak Krakatau (GAK) yang belakangan ini sering mengeluarkan letusan.

Ketua Harian PHRI Provinsi Banten, Asok Kumar mengatakan, penurunan hunian hotel akibat adanya aktivitas GAK berkisar lebih dari 25 persen. “Sangat berdampak setiap hari di running (informasi GAK), apa orang tidak takut,” kata ASok Kumar kepada Kabar Banten melalui sambungan seluler, Rabu (5/12/2018).

Penurunan hunian hotel sudah terjadi sejak 2 sampai 3 bulan terakhir. Ia menduga penurunan itu karena wisatawan ketakutan menginap di hotel akibat adanya aktivitas GAK. “(Penuruan hunian hotel) sejak 2 (sampai) 3 bulan kemarin,” ujarnya.

Disinggung apakah penurunan juga akibat tarif di Pantai Anyer yang cenderung mahal, ia membantahnya. Terkait tarif, menurut dia, masih wajar. Sebab, tarif mahal tidak berlaku di seluruh pantai. Oleh karena itu, wisatawan disarankan terlebih dahulu bertanya kepada pengelola untuk memastikan berapa tiket masuk dan bagaimana fasilitasnya.

“Sebelum masuk ditanya dulu, wong satu bus masuk sampai 60 orang, bayar Rp 600.000 berarti satu orang berapa,” ucapnya.

Terkait penurunan tingkat hunian hotel di Anyer, ia mendorong agar pemerintah menggencarkan langkah promosi. “Pemerintah provinsi itu tugasnya promosi, juga harus benar berbuat, jangan berbuat itu tidak menyentuh titik sasar. Kalau ada yang sakit ya obatin. Jangan dibilang gara-gara itu (mahal) wisatawan engga datang. Apa hubungannya dengan mahal, itu bagus dong jual mahal, kalau jual murah engga laku dong,” tuturnya.

Dia mengatakan, PHRI sudah merencanakan kegiatan untuk mengubah ketakutan para wisatawan akan aktivitas GAK. “Makanya nanti PHRI tanggal 9 (Desember 2018) ada acara, yaitu membuat travel ke Gunung Krakatau, itu ada 30 orang kapal sudah disiapkan,” ujarnya.

Wakil Ketua Kadin Banten ini mengaku, Bupati Serang Hj. Ratu Tatu Chasanah sudah mengetahui tentang kegiatan tersebut. “Kami sudah rakor (rapat koordinasi) kan, bupati sudah menanggapi baik kegiatan, (bupati meminta) cepat dilakukan. Promosi tetap dilakukan. Mereka (wisawatan) takut, Gunung Anak Krakatau tiap hari dinyatakan ini itu, waspada,” ucapnya.

Pada tahun baru, ia optimistis tingkat hunian hotel di Anyer akan normal seperti tahun sebelumnya. “Buat menjelang tahun baru bookingan, optimistis dengan para anggota PHRI mengusung titik angka 100 persen, dengan digelar paket termasuk breakfast dan gala dinner, kembang api, tari tarian tradisional dan lain-lainnya,” ujarnya. (Sutisna)*


Sekilas Info

Wisata Pantai Gratis di Anyer Perlahan Hilang

KEINDAHAN Pantai Anyer yang secara letak geografis berada di Kecamatan Anyer, Kabupaten Serang, Banten sudah …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *