Timbulkan Bau Menyengat, PLTU 2 Labuan Harus Dievaluasi

PANDEGLANG, (KB).- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pandeglang Yangto mengatakan, dengan adanya keresahan masyarakat terkait keberadaan PLTU 2 Labuan yang meresahkan masyarakat karena menimbulkan bau menyengat agar dilakukan evaluasi.

Untuk itu, kata dia, pihaknya segera melakukan koordinasi dengan pihak terkait. ”Harus kita evaluasi dan dilakukan pengawasan, dewan juga harus turun ke lokasi untuk memastikan perihal tersebut. Tentunya untuk langkah yang pertama harus berkoordinasi antara dinas terkait, DPRD dan PLTU,” kata Yangto kepada Kabar Banten, Rabu (4/9/2019).

Untuk itu, kata Yangto politisi Nasdem tersebut mengatakan, dinas terkait dan pihak PLTU 2 harus ada tim laboratorium yang ahli dalam melakukan identifikasi kualitas udara. ”Diarahkan harus ada tim laboratorium yang mengetes, tim investigasi jika perlu dibentuk,” ujarnya.

Menurutnya, pihak yang menjadi penguji polusi dan limbah harus bisa memastikan apakah hal tersebut merupakan pencemaran atau bukan. ”Biasanya dari pihak PLTU juga kan ada tim pengujinya. Tapi memang saya berharap tim penguji itu bisa menilai apakah sudah sesuai atau belum dengan peraturan yang sudah ditetapkan, apakah ada kenaikan atau penurunan. Diharapkan, dari pihak komisi yang akan datang bisa turun ke lapangan,” ucapnya.

Hal hampir senada dikatakan anggota DPRD Pandeglang Dede Sumantri. Ia mengatakan, dengan adanya keresahan masyarakat tersebut harus ditindaklanjuti dengan serius. “Pihak terkait harus bertindak cepat, agar ini tidak menimbulkan permasalahan di masyarakat. Apalagi, kalau memang benar mengganggu kesehatan, itu sangat berbahaya bagi masyarakat,” tuturnya.

Sementara itu, Kasi Penanganan Pengaduan Kasus DLH Pandeglang Bayu Daniswara mengatakan, untuk pengujian dan pengecekan kualitas udara yang ada di lingkungan PLTU Labuan membutuhkan waktu yang cukup lama. ”Untuk pengujian dan pengecekan udara di PLTU Labuan itu sudah dilakukan. Akan tetapi, belum bisa dilihat hasilnya karena prosesnya kan cukup lama,” ujarnya. (Ade Taufik/IF)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here