Tim Penjaringan Balon Ketua KONI Kota Serang Terbentuk

SERANG, (KB).- Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) Ketua KONI Kota Serang telah terbentuk. Hal itu sekaligus menjadi awal tahapan pencalonan bakal calon (balon) segera dimulai.

Hal tersebut dibuktikan dengan keluarnya SK Nomor: 01/TPP/VI/2019 tim TPP Balon KONI Kota Serang dipimpin oleh Drs. H. DN Hamzah MM, lalu Sekretaris dijabat Drs. Asah Iskandar M.Pd, dan para anggota adalah Dhany Okta Ramdhani S.Sos, H. Gusti Endra SH MH, dan Hermawanto SH.

Hamzah mengatakan, setelah menerima SK, pihaknya langsung menggelar rapat. Hasilnya, pengumuman pendaftaran bakal calon diputuskan 13-14 Juni. Pengambilan formulir pendaftaran 15-16 Juni, pengembalian formulir pendaftaran dan penyerahan berkas persyaratan bakal calon Ketua Umum KONI Kota Serang masa Bakti 2019-2023 pada 17-20 Juni.

Lalu pemeriksaan berkas (verifikasi) Persyaratan Bakal Calon Ketua Umum KONI Kota Serang masa Bakti 2019-2023 pada 21-26 Juni. Rapat Pleno Hasil Verifikasi 27 Juni, Pengumuman Hasil Verifikasi 28 Juni, Laporan dan penyerahan hasil TPP pada Musorkot Juli 2019.

“Tahapan ini mengacu pada hasil Rapat Anggota Tahunan (RAT) beberapa waktu yang lalu,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris TPP Asah menuturkan, untuk syarat-syarat bakal calon dan calon Ketua Umum KONI Kota Serang masa bakti 2019-2023, yakni harus warga negara Indonesia yang dibuktikan dengan KTP yang berlaku. Pernah menjadi pengurus KONI/pengurus cabang olah raga dibuktikan SK, sehat jasmani dan rohani dibuktikan dengan surat keterangan sehat dari dokter.

Selanjutnya, kata dia, bukan pejabat publik, berkelakuan baik dibuktikan dengan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK). Lalu mendapatkan dukungan dengan ketentuan, poin pertama yakni dukungan berasal dari anggota KONI Kota Serang yang menjadi peserta utusan Musorkot dengan melampirkan pernyataan dukungan resmi sekurang-kurangnya 30 persen organisasi cabang olah raga atau organisasi olah raga fungsional anggota KONI Kota Serang dengan SK yang masih berlaku.

“Poin kedua, surat dukungan ditandatangani basah dan di stempel di atas materai 6.000 oleh Ketua Organisasi cabang olah raga serta melampirkan SK Penetapan pengurus cabang olah raga/badan fungsional yang dikeluarkan Pengurus Provinsi (Pengprov). Ketiga apabila dukungan diberikan kepada lebih dari satu calon yang ditandatangani oleh pejabat yang sama dinyatakan dukungan tersebut tidak sah,” ujarnya.

Ia menambahkan, lalu membuat dan menyerahkan ringkasan daftar riwayat hidup, menyerahkan pasfoto ukuran 4×6 sebanyak dua lembar, bagi bakal calon yang lolos verifikasi, wajib hadir pada saat Musorkot, menyerahkan visi misi secara tertulis dan memaparkan di depan Musorkot. (YA)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here