Tim Pelatda Pra PON Dibentuk, TI Banten Kumpulkan Atlet & Pelatih

SERANG, (KB).- Pengprov Taekwondo Indonesia (TI) Banten mengumumkan tim Pelatda Prakualifikasi Pekan Olah raga Nasional (PON), yang ditetapkan pada 20 Februari 2019. Berdasarkan hal tersebut, Pengprov TI Banten akan mengumpulkan atlet dan pelatih yang masuk dalam tim Pra-PON Banten, Sabtu (23/2/2019), di Sport Center Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang.

Hal tersebut diungkapkan Ketua Pengprov TI Banten E. Kosasih Samanhudi kepada Kabar Banten. Menurut dia, setelah ditetapkannya tim Pelatda Pra-PON taekwondo Banten, maka tahapan selanjutnya yakni mempersiapkan Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda).

“Maka dari itu, kami akan mengumpulkan mereka, karena berkenaan dengan dilaksanakannya Pelatda TI Banten untuk menghadapi Pra-PON. Hal tersebut sangat penting dan harus diikuti oleh seluruh tim Pra-PON taekwondo Banten, karena bagi yang tidak hadir akan dianggap mengundurkan diri,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Pengprov TI Banten Fiva Zabreno mengatakan, Tim Pelatda Pra-PON TI Banten itu dimanajeri oleh Andi Soko. Selain itu, untuk atlet berjumlah 44 taekwondoin, yang terdiri dari 17 atlet putra pada nomor kyurugi. Kemudian untuk atlet kyurugi putri berjumlah 18 orang, lalu ada 5 taekwondoin di poomsae putra, serta 4 atlet taekwondo poomsae putri.

“Tak hanya itu, Tim Pelatda TI Banten pun diperkuat oleh 8 pelatih, yang terdiri dari 4 pelatih kyurugi yakni Malik Firdaus, M. Samchonil, Kevin Suarlembit, dan Andi Saputra. Sementara pelatih poomsae terdiri dari, Tarkim, Handy, Angga Kristanto, dan Sabrina. Untuk pelatih kepala kami percayakan kepada Pino Indra Perdana,” ucapnya.

Ia mengatakan, dikumpulkannya atlet dan pelatih tim Pelatda Pra-PON tersebut, untuk mengikuti pembinaan dan pengarahan yang secara langsung dilakukan oleh juara Olympiade Yunani, Moon Dae Sung.

“Jadi kami wajibkan kepada atlet dan pelatih yang masuk dalam Tim Pelatda Pra-PON Taekwondo untuk hadir. Alasannya, mereka akan diberikan pelatihan secara langsung dari Moon Dae Sung. Dia nantinya akan berbagi pengalaman hingga menjadi juara Olympiade Yunani,” tuturnya.

Fiva berharap dengan pengarahan tersebut seluruh atlet dan pelatih Banten termotivasi dan menambah pengalaman mereka, sehingga mampu meraih hasil maksimal pada Pra-PON nanti. “Tak hanya itu, pada waktu yang sama kami juga sekaligus melaksanakan coaching clinic yang terdiri dari 100 pelatih taekwondo Banten,” katanya. (YA)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here