Tiga Pejabat Pemkab Serang Didemosi

SERANG, (KB).- Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Serang mencatat pada 2019 ada tiga pejabat eselon III dan IV di Lingkungan Pemkab Serang disanksi turun jabatan (demosi) dan turun pangkat.

Hal tersebut terjadi, karena tiga pejabat tersebut, melakukan indisipliner berat, yakni menikah tanpa seizin istri pertama. Kepala Bidang Pengembangan Karier BKPSDM Kabupaten Serang Surtaman mengatakan, pejabat yang terkena sanksi disiplin berat berdasarkan data yang dimilikinya, yakni ada dua pejabat eselon III dan satu orang pejabat eselon IV yang turun jabatan dan turun pangkat.

“Rata-rata kasus izin perkawinan, ada juga perempuan yang terduga menjadi istri kedua, itu adanya di fungsional guru. Tapi, kalau ada yang mengadukan mungkin ada, karena kami kan gak menyelidiki, jadi kalau gak ada laporan susah juga,” katanya kepada Kabar Banten, Selasa (8/10/2019).

Ia mengungkapkan, pemberian sanksi turun jabatan dan pangkat tersebut, karena sebelumnya pihaknya menerima laporan, bahwa pejabat tersebut menikah lagi. Oleh karena itu, atas dasar tersebut, pihaknya langsung memproses.

“BKPSDM itu kan bukan proyustisi, bukan penyidik, jadi harus ada laporan, dan membawa bukti. Kalau terbukti akan kena disiplin berat, seperti selingkuh, perselingkuhan, hidup serumah tanpa ikatan perkawinan atau kumpul kebo, nikah lagi,” ujarnya.

Menurut dia, untuk sanksi disiplin berat tersebut ada lima kategori, di antaranya turun pangkat satu tingkat lebih rendah selama tiga tahun, turun jabatan, nonjob, diberhentikan dengan hormat atau diberhentikan dengan tidak hormat.

Ia menjelaskan, pihaknya setiap tahun selalu melakukan sosialisasi ke organisasi perangkat daerah (OPD) terkait izin perkawinan dan perceraian. Namun demikian, pihaknya masih sering menemukan kasus tersebut. “Jadi, harus ada izin istri pertama terus datang ke BKD (BKPSDM), nanti ada surat keputusan untuk melakukan perkawinan kedua,” tuturnya. (DN)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here