Tiga Pegawai Pemkot Tangsel Positif Covid-19

TANGERANG, (KB).- Tiga pegawai yang bekerja di lingkungan Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) dikabarkan positif Covid-19.

Saat dikonfirmasi, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangsel Deden Deni membenarkan kabar tersebut. Saat terinfeksi, ketiganya tak mengalami gejala apapun.

“Ya tapi saat ini sehat orangnya (atau) orang tanpa gejala (OTG). Sekarang sudah dirujuk ke Wisma Atlet kok,” ucap Deden, Kamis (7/5/2020).

Ketiganya merupakan pegawai yang bekerja di dua organisasi perangkat daerah (OPD) yang berbeda. “Iya, dua (pegawai) di Dinas Koperasi dan satu (pegawai) di Dinas Pariwisata Kota Tangsel,” imbuhnya.

Ketiga pegawai yang telah dinyatakan positif COVID-19 itu, berasal dari satu keluarga. Namun mereka bertugas di posisi dan dinas yang berbeda. Awalnya, mereka tertular dari orang tuanya yang lebih dulu dinyatakan positif.

“Iya (mereka) satu keluarga. Orang tuanya duluan yang sakit. Orang tuanya kan (dirawat) di RSUD Tangerang kalau enggak salah. Pas orang tuanya ketahuan positif, mereka langsung isolasi mandiri, sejak sebelum puasa,” tuturnya.

Kemudian ketiganya menjalani serangkaian tes, hingga akhirnya dinyatakan positif COVID-19. “Sebelum dinyatakan positif, yang bersangkutan langsung bekerja di rumah,” bebernya.

Non PNS

Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Tangsel Apendi menegaskan bahwa tiga pegawai di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan yang dinyatakan positif COVID-19, bukan berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Iya itu bukan ASN, tapi TKS (tenaga kerja sukarela). Jadi itu bukan PNS,” ucapnya.

Namun, untuk memastikan itu Apendi masih menunggu laporan dari dinas kesehatan. Sebab, laporan yang ia dapat baru dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) masing-masing.

“Saya belum ada datanya. Ini saya lagi minta ke dinas kesehatan. Dinkes belum ngirim ke saya. Jadi itu bukan PNS, kalau PNS itu saya harus laporkan ke Kemenpan,” tuturnya.

Untuk mencegah penyebaran virus lebih luas, kini pemkot pun tengah mencari informasi terkait orang atau pegawai lain yang pernah kontak langsung dengan ketiga TKS tersebut.

Dipulangkan

Sementara itu, Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany melakukan pemulangan dua Orang Dalam Pengawasan (ODP) dan 1 Pasien Dalam Pengawasan (PDP) setelah dinyatakan sembuh dari Rumah Lawan Covid, Serpong, Tangsel, Kamis (7/5/2020).

Airin berpesan yang dipulangkan tersebut untuk harus tetap semangat dan tetap berprilaku pencegahan covid dan hidup bersih meski telah dinyatakan sembuh.

“Covid ini belum ada obatnya, setelah diperbolehkan pulang, tetap jaga diri, dijaga pola makannya, pakai masker, cuci tangan, jaga jarak dan tetap semangat.” ungkapnya.

Para pasien mengucapkan terima kasihnya telah ditangani dengan baik di rumah covid. “Terima kasih saya telah ditangani dengan baik,” ungkapnya.

Airin pun meminta kepada pasien yang merupakan adik kakak untuk terus mendoakan kedua orangtuanya yang masih dirawat dirumah lawan covid ini.

“Sampai rumah doakan Ayah ibu, bagi orangtua harta paling terbesar adalah anak yang soleh, doakan mereka agar cepat sembuh dan bisa berkumpul bersama dirumah,” tuturnya.

Pada kesempatan itu Airin meminta maaf jika dalam pelayanan di rumah lawan covid ada kekurangan dalam perawatan, dan semoga pihaknya bisa meningkatkan pelayanan lebih baik lagi. Tetap semangat jaga kesehatan dan tetap jaga jarak.

Koordinator Rumah Lawan Covid, Suhara Manullang, menjelaskan, untuk 2 ODP merupakan rujukan dari dua puskesmas di Kota Tangsel.

“Yang 2 orang telah menjalankan perawatan selama 7 hari dan untuk 1 orang lagi menjalankan perawatan selama 16 hari,” bebernya.

Selama di rumah lawan covid mereka dipantau kondisi kesehatannya oleh tim medis, selain makan dan minum sebanyak 3 kali dan snack 2 kali, juga diberikan suplemen (vitamin) dan pendampingan psikolog. Mereka pun telah dilakukan pemeriksaan rapid test dan swab. Dan hasilnya mereka dinyatakan sembuh dan diperbolehkan pulang.

“Mereka tetap harus menjaga kesehatannya, kalau sakit harus kontrol ke puskesmas terdekat dan tetap berprilaku pencegahan covid-19 dengan memakai masker, cuci tangan, jaga jarak,” tegasnya. (DA)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here