Tiga Jabatan di Pemkot Serang Akan Dilelang

SERANG, (KB).- Wali Kota Serang Syafrudin membenarkan kemungkinan dibukanya seleksi terbuka (open bidding) untuk tiga jabatan sekaligus. Meskipun saat ini baru ada dua jabatan yang kosong di Lingkungan Pemerintah Kota Serang.

Hal tersebut menyusul hasil konsultasi Pemkot Serang ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).

“Ada kemungkinan tiga, selama aturannya tidak membentur insyaallah akan kami laksanakan,” katanya, Jumat (18/10/2019).

Ia menuturkan, untuk dua jabatan yang sudah kosong, yakni asda I dan staf ahli, sudah pasti akan dilaksanakan open bidding. Bahkan, dia sudah memerintahkan sekretaris daerah (Sekda) membentuk tim panitia seleksi (Pansel) yang dipimpin langsung Sekda Kota Serang Tubagus Urip Henus.

“Makanya, saya memerintahkan pak sekda untuk membuat pansel dan saya tunjuk pak sekda sebagai ketua pansel,” ucapnya.

Ia menuturkan, setelah pansel terbentuk, maka semua proses pelaksanaannya sepenuhnya menjadi tanggung jawab pansel. Namun, ida hanya berpesan, bahwa proses dan tahapannya harus sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Yang penting kalau prinsip saya, open bidding ini dilaksanakan tidak membentur aturan. Kemudian, hasilnya juga sesuai dengan keinginan Pemerintah Kota Serang,” tuturnya.

Diberitakan sebelumnya, Pemkot Serang melalui Sekda Kota Serang Tubagus Urip Henus sudah berkonsultasi ke KASN, meminta kepada KASN untuk menggabungkan pelaksanaan open bidding.

Jabatan tersebut, yakni dua kursi yang sudah kosong dan satu jabatan yang akan segera ditinggalkan pensiun dalam waktu dekat ini. Hasilnya, KASN memperbolehkan untuk menggabungkan pelaksanaan open bidding.

“Kata ASN boleh, karena open bidding ini kan biayanya besar jadi sekalian. Persiapan itu kami tempuh setelah lapor kepada pimpinan,” katanya.

Meskipun pelaksanaan open bidding-nya dilaksanaan bersamaan. Namun, untuk pelantikannya akan dilaksanakan terpisah setelah pejabat yang bersangkutan pensiun. Pejabat yang akan segera pensiun, ujar dia, yaitu Asda II Kota Serang Djoko Sutrisno.

“Saya juga gak setuju pak Djoko sebagai asda II di-openbidding-kan, tadi itu, nanti eselon III naik jadi koordinator ini kami pada kesinggung. Saya minta pak Djoko diputar (rotasi) dulu,” ujarnya. (Masykur/YA)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here