Kamis, 21 Juni 2018
Tiga desa di Kecamatan Labuan dilanda banjir, Rabu (7/3/2018) sekitar pukul 07.00. Hingga sore kemarin banjir masih menggenangi permukiman warga.*

Tiga Desa Dilanda Banjir

PANDEGLANG, (KB).- Tiga desa di Kecamatan Labuan dilanda banjir, Rabu (7/3/2018) sekitar pukul 07.00. Ketiga desa tersebut di antaranya, Desa Teluk, Labuan dan Desa Kalanganyar. Menurut informasi, banjir tersebut dengan ketinggian air 50 sentimeter hingga 1 meter. Banjir melanda Kampung Makui dan Kampung Kadu Gareng, Desa Kalanganyar, dengan genangan airnya setinggi 50 sentimeter atau sepinggang orang dewasa. Sementara di Kampung Masjid dan Kampung Panguseupan, Desa Labuan, BTN Cipunten Agung, Desa Teluk banjir dengan setinggi 1 meter.

Ketua RT 04 /RW 06 BTN Cipunten Agung, Wahyudin mengatakan, banjir terjadi sekitar pukul 07.00. Banjir melanda wilayah tersebut saat masyarakat hendak melakukan aktivitas Salat Isya. Menurut dia, banjir terjadi akibat intensitas curah hujan tinggi pada malam hari mengguyur wilayah tersebut. ”Tadi pagi pukul 07.00 air mulai naik. Saat kejadian, kami selaku RT sudah mengimbau warga untuk siaga dan waspada banjir. Meski warganya sudah terbiasa menghadapi banjir,” ujarnya.

Wahyudin mengatakan, akibat banjir tersebut tercatat sebanyak 233 kepala keluarga (KK) yang rumahnya terkena banjir, khususnya di BTN Cipunten Agung tersebar di empat RT. Berdasarkan pendataan sementara, rumah terkena banjir di RT 01 sebanyak 63 KK, RT 02 sebanyak 67 KK, RT 03 sebanyak 57 KK dan RT 04/RW 06 sebanyak 46 KK. Meski demikian, hingga sekarang warga yang terkena banjir masih tetap bertahan di rumahnya masing-masing.

Selain itu, lanjut Wahyudin, perangkat desa sudah mengevakuasi warga yang kondisinya sakit. Upaya ini dilakukan sebagai antisipasi karena khawatir terjadi banjir susulan. ”Sebagian warga yang sedang sakit sudah dievakuasi. Kita amankan anak-anaknya. Alhamdulillah banjir bisa diatasi,” ucapnya.

Sementara itu Camat Labuan mengatakan, dengan kejadian tersebut aparat kecamatan tetap siaga. Petugas sedang mendata rumah warga yang terendam banjir. “Kita masih melakukan pendataan. Dari tiga desa yang terkena banjir itu belum surut. Kita sudah koordinasikan kejadian ini dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Kita bersama aparat desa meningkatkan kewaspadaan dengan berjaga-jaga di lokasi banjir karena hujan belum reda,” ujarnya.

Delapan kecamatan

Sementara itu, BPBD merilis delapan kecamatan terkena banjir dengan ketinggian air 40 sentimeter. Ke delapan kecamatan tersebut yakni Cisata, Bojong, Pagelaran, Labuan, Jiput, Menes, Mandalawangi dan Kecamatan Saketi. “Akibat banjir tercatat sebanyak 1.361 KK rumahnya tergenang banjir. Selain intensitas curah hujan tinggi, banjir terjadi akibat luapan sungai di wilayah Labuan dan Pagelaran,” kata petugas BPBD Pandeglang, Ade Mulyana. (IF)***


Sekilas Info

Idul Fitri 1439 H, Irna Narulita: Iman Islam Adalah Kekuatan Pembangunan

PANDEGLANG, (KB).- Bupati Pandeglang Hj. Irna Narulita bersama keluarga serta ribuan masyarakat menunaikan shalat Ied 1439 …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *