Senin, 20 Agustus 2018

Tiga Daerah Calon Tunggal, Pendaftaran Calon Diperpanjang 3 Hari

TANGERANG, (KB).- Sebanyak tiga daerah yang menyelenggarakan Pilkada serentak 2018 di Provinsi Banten yaitu Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, dan Kabupaten Lebak, memperpanjang pendaftaran calon kepala daerah selama tiga hari. Sebab, tiga daerah tersebut hanya ada satu pasangan calon yang mendaftar atau calon tunggal.

Ketua KPU Kota Tangerang Sanusi Pane mengatakan, pihaknya memastikan bahwa penundaan tahapan pencalonan juga merujuk pada Surat Edaran KPU Republik Indonesia Nomor 38/PL.03.2-SD/06/KPU/1/2018 tentang tahapan pencalonan dengan satu pasangan calon yang mendaftar.
“Dalam surat itu, KPU RI memerintahkan agar kabupaten/kota dan provinsi yang hanya ada satu pasangan calon yang mendaftar agar berpedoman pada PKPU 14 Tahun 2015. Dimana salah satu klausulnya harus dilakukan penundaan tahapan,” ujarnya, Sabtu (13/1/2018).

Sanusi mengatakan, ketentuan penundaan ini tercantum jelas dalam pasal 4 PKPU 14 Tahun 2015, poin a, b, dan c. Atas dasar itu, KPU Kota Tangerang menunda tahapan dengan melakukan sosialisasi pada 11 hingga 13 Januari 2018 dan membuka perpanjangan pendaftaran pada 14 hingga 16 Januari 2018.  “Hal itu untuk memberikan kesempatan kepada partai politik untuk mendaftarkan pasangan calon yang lain. Dan manakala tidak ada pasangan calon lain yang didaftarkan, tahapan akan dilanjutkan,” ucap Sanusi.

Sanusi menjelaskan, dalam hal ini pihaknya taat dan tunduk pada aturan dan edaran yang dikeluarkan KPU RI. “Dengan adanya penundaan tahapan ini, semua pihak dapat mengetahui proses pencalonan,” tutur Sanusi. Sementara, untuk pemeriksaan kesehatan yang sudah dijadwalkan, hal itu dilaksanakan sesuai jadwal yang sudah disepakati antara KPU Kota Tangerang dan pihak tim pemeriksa kesehatan. “Soal tes kesehatan tidak ada perubahan, sesuai dengan jadwal yang sudah disepakati antara KPU Kota Tangerang, RSU Kabupaten Tangerang dan tim pemeriksa,” kata Sanusi.

Sementara itu, KPU Kabupaten Tangerang menggelar rapat bersama pengurus partai politik se-Kabupaten Tangerang di Waroeng Sunda, Talaga Besatari, Tangerang, Sabtu (13/1/2018). Kegiatan tersebut dibuka Ketua KPU Kabupaten Tangerang Akhmad Jamaludin dan dipandu oleh komisioner KPU Kabupaten Tangerang, M. Ali Zaenal Abidin. Turut hadir pula dari Komisioner KPU Provinsi Banten Saepul Bahri.

Berdasarkan Surat Edaran KPU RI Nomor : 38/PL.0.32-SD/06/KPU/I/2018 tentang Tahapan Pencalonan dengan Satu Pasangan Calon yang Mendaftar dan Keputusan KPU Kabupaten Tangerang Nomor: 104/Kpts/KPU-Kab.Tng/015336389/I/2018 tentang Penundaan Tahapan Pencalonan dan Perpanjangan Pendaftaran Bakal Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tangerang Tahun 2018. “Selama masa perpanjangan tersebut, KPU membuka kembali kesempatan kepada warga Tangerang yang akan mendaftar bupati melalui jalur partai politik,” ujar Ali Zaenal.

Begitu juga dengan KPU Kabupaten Lebak, yang juga kembali membuka pendaftaran calon bupati dan wakil bupati pada pemilihan kepala daerah yang digelar 27 Juni 2018. “Kami membuka kembali pendaftaran calon bupati dan wakil bupati terhitung Ahad sampai Selasa (14-16/1),” kata Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lebak Sri Astuti Wijaya di Lebak, Sabtu (13/1).

Selama ini, persyaratan calon bupati dan wakil bupati yang mendaftar ke KPU setempat dan memenuhi syarat adalah pasangan Iti Octavia dan Ade Sumardi. Kedua pasangan petahana itu sudah menjalani pemeriksaan kesehatan, tes narkoba dan kejiwaan. Sedangkan pasangan Cecep Sumarno dan Didin Saprudin jalur perseorangan, ditolak KPU karena tidak memenuhi syarat dukungan. Karena itu, KPU Lebak membuka kembali pendaftaran calon bupati dan wakil bupati.

Pembukaan pendaftaran itu untuk diberikan kesempatan agar partai politik dan koalisi partai politik mengusung calon kepala daerah. “Kami siap menerima pendaftaran jika partai politik maupun koalisi gabungan partai politik mengusung calon bupati dan wakil bupati,” ujarnya menjelaskan. Menurut dia, pembukaan pendaftaran calon kepala daerah itu berdasarkan Peraturan KPU nomor 15 tahun 2017 juga Surat Edaran KPU Nomor 533 tahun 2016 tentang tahapan pencalonan yang terdapat satu pasangan calon.

Sementara, saat ini hanya satu pasangan yang sudah resmi dan memenuhi syarat untuk mengikuti pesta demokrasi Pilkada 2018. Apabila partai politik maupun koalisi gabungan partai politik tidak ada yang mengusung kepala daerah maka akan diputuskan satu pasangan.”Pembukaan pendaftaran ini karena dikhawatirkan partai politik bisa berubah-ubah untuk mendukung kader maupun masyarakat untuk mengusung kepala daerah,” tuturnya. (DA/Lugay/Job)***


Sekilas Info

Meriahnya Perayaan HUT RI di Kramatwatu

SERANG, (KB).- Berbagai kegiatan dilakukan masyarakat untuk menyambut sukacitanya Hari Ulang Tahun (HUT) RI ke 73. …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *