Tiga Bayi Kembar Lahir di Mobil Avanza

CILEGON, (KB).- Warga Kampung Cibaga RT/RW 10/03, Desa Mangunreja, Kecamatan Puloampel, Kabupaten Serang, Mumun Muafiah (23), melahirkan tiga anak kembar cantik di dalam mobil Avanza, Senin (27/8/2018). Mumun terpaksa melahirkan di dalam mobil, saat dalam perjalanan menuju Rumah Sakit Krakatau Medika (RSKM).

Dari kelahirannya yang dramatis di dalam mobil itu, ketiga anak kembar itu diberi nama dengan akhiran Avanza. Mereka adalah Nazrina Khaira Avanza, Nazrina Haura Avanza, dan Nazrina Khaula Avanza. Saat disambangi di kediamannya, Selasa (4/9/2018), Mumun tidak menduga mendapatkan anak kembar tiga. Sebab saat dalam pemeriksaan USG, dokter kandungan mengatakan anak saya kembar dua. “Itu USG empat dimensi padahal, katanya anak saya kembar dua. Ternyata kembar tiga,” kata Mumun.

Mumun menuturkan, proses kelahiran anak kedua, ketiga, dan keempatnya, betul-betul diluar dugaan. Ini ketika ia merasakan kontraksi pada Senin (27/8/2018), sekitar pukul 07.00 WIB. “Awalnya, saya merasakan kontraksi. Kira saya hanya kontraksi biasa, ternyata mau melahirkan. Akhirnya saya teriak ke suami, setelah itu saya tidak ingat apa-apa lagi,” ujarnya.

Sang suami, Azri Prihatna saat itu mendatangi kakak mertuanya bernama Solehudin (46), pemilik mobil Avanza. Ia meminta kepada Solehudin untuk mengantarkan istrinya ke RSKM Kota Cilegon. “Saya langsung datang ke Uwak Solehudin, meminta diantar ke RSKM. Setelah itu, istri kami gotong ke dalam mobil karena sudah tidak bisa berjalan,” tuturnya.

Dalam mobil tersebut, enam orang ikut serta mendampingi yakni Solehudin, ibu mertuanya Marfiah (43), serta kakak Marfiah bernama Marjuki (65) dan kakak perempuan Marfiah bernama Hamka (60). “Ibu mertua memangku istri di ruang kedua, ibu didampingi Uwak Hamka. Sementara Uwak Solehudin yang bawa mobil, didampingi Uwak Marjuki di kursi penumpang bagian depan. Kalau saya duduk di ruang ketiga,” katanya.

Sementara itu, Marfiah berharap agar mobil tersebut melaju kencang. Sayang, jalan kampung yang sempit dan banyaknya polisi tidur membuat mobil berjalan pelan. “Inginnya sih cepat-cepat, tapi karena jalannya seperti itu, jadinya lamban,” ujarnya.

Suasana dalam mobil menjadi tegang ketika Mumun mulai merejang karena kontraksi hebat. Kalimat takbir dibacakan para penumpang dalam mobil, memohon keselamatan Mumun yang terlihat kesakitan karena hendak melahirkan. Sampai akhirnya di Persimpangan Salira, Kecamatan Puloampel, Mumun pun melahirkan bayi pertama, Nazrina Khaira Avanza. Melihat Mumun telanjur melahirkan, Solehudin pun membatalkan laju kendaraan menuju RSKM, dan mencari klinik terdekat.

“Saya yang memegang tangan anak, Kakak saya Hamka yang memegang bayi. Setelah itu Kak Solehudin putar arah, tidak jadi ke Cilegon. Kami langsung mencari klinik terdekat,” ujar Marfiah.

Setelah 10 menit kemudian, keluar pula dari rahim Mumun bayi kembar kedua, Nazrina Haura Avanza, tepat di Persimpangan Pengoreng, Puloampel. Kata Marfiah, bayi pertama disimpan di pangkuan Hamka, sementara bayi kedua di tangan. “Waktu itu ari-ari belum diputus, jadi Kak Hamka memegang dua bayi itu sekaligus,” tuturnya.

Anak ketiga dikira ari-ari

Diluar dugaan, muncul anak ketiga Nazrina Khaula Avanza dari rahim Mumun. Baik Marfiah dan Hamka cukup kaget, karena mereka menantikan hanya dua anak kembar. “Kami kira itu ari-ari, ternyata anak ketiga. Sementara Kak Hamka sudah pegang dua bayi, yang ketiga tidak terpegang. Akhirnya Kak Marjuki yang duduk di depan langsung memutar badan dan memegang anak ketiga,” tutur Marfiah.

Doa-doa meminta keselamatan terus dikumandangkan, selama Solehudin terus mencari klinik terdekat tak kunjung didapat. Cukup dramatis suasana saat itu, mengingat ari-ari tiga bayi kembar masih menguntai dari rahim sang ibu. Setelah 20 menit mencari, Solehudin melihat klinik keluarga di Kampung Bakri Sumur Ranja, Kelurahan Puloampel, Kecamatan Puloampel.

Bidan Nani dan Bidan Risa langsung melakukan penanganan pertama. Kemudian ditindaklanjuti dr Zainal dan dr Jannah yang menangani sang ibu dan ketiga anak kembar tersebut. “Saat itu betul-betul tegang Mas. Tapi kalau sekarang diingat-ingat, kami tertawa bahagia karena berhasil melewatinya,” kata Marfiah.

Sementara itu, cerita dramatis terkait kelahiran tiga anak kembar bernama Avanza ini, mendapat perhatian Kepala Cabang Tunas Toyota Cilegon Helldy Agustian. Helldy mendatangi kediaman tiga anak kembar Avanza ini, Selasa (4/9/2018) petang. “Saya dengar ada tiga anak kembar diberi nama Avanza. Katanya diberi nama salah satu mobil Toyota ini karena memang melahirkan dalam mobil itu. Makanya saya datang untuk menengok langsung,” ujarnya. (AH)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here