Minggu, 24 Juni 2018
Dinas Perhubungan Kabupaten Pandeglang menggelar rapat koordinasi dengan instansi terkait, persiapan pengecekan kelaikan kendaraan menjelang lebaran, di Kantor Dishub Pandeglang, Jumat (25/5/2018).*

Tidak Laik, Bus Dilarang Narik

Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pandeglang telah menyurati sejumlah pengusaha angkutan transportasi, termasuk PO Bus. Surat tersebut berisi imbauan agar pengusaha angkutan transportasi untuk memeriksa atau mengecek kelaikan kendaraan, salah satunya dengan memeriksa rem sebelum kendaraan beroperasi. Sebaliknya, jika ditemukan bus tidak laik, maka bus tersebut dilarang untuk narik penumpang.

Kepala Dishub Pandeglang, Dadan Tafif Danial mengatakan, dirinya sudah melayangkan surat edaran ke seluruh PO bus. Surat yang ditandatanganinya tersebut berisi soal imbauan pengecekan rem kendaraan.

“Kami membuat edaran ke pengusaha angkutan untuk pengujian kendaraan. Sambil menunggu arahan dari Kementerian perhubungan (Kemenhub) dan Dishub Provinsi Banten,” kata Kepala Dishub Pandeglang, Dadan Tafif Danial kepada Kabar Banten, Jumat (25/5/2018).

Menurut Dadan, pengecekan rem bus tersebut telah dilakukan secara berkala. Namun menjelang arus mudik lebaran, petugas memantau langsung kelayakan kendaraan ke Pul atau tempat parkiran PO bus.

“Kami sudah terbiasa mengecek kelaikan kendaraan. Namun jelang lebaran ini pengecekan terus ditingkatkan,” ujarnya.

Untuk bus yang telah dicek remnya, akan ditempeli stiker. Stiker tersebut ditempelkan kalau bus tersebur benar-benar dinyatakan laik jalan. Sebaliknya, jika belum layak jalan bus tidak akan ditempeli stiker karena harus diperbaiki kembali hingga benar-benar layak jalan.

“Nanti, kami akan bekerja sama dengan provinsi dan polres. Setelah dilakukan uji, bus akan diberi label laik jalan. Kalau tidak, bus itu harus diperbaiki dulu, baru bisa beroperasi lagi,” ucapnya.

Hal hampir senada dikatakan Kabid Angkutan umum, Entong Haromaen. Ia mengatakan, pemeriksaan kelaikan kendaraan meliputi lampu. Mulai dari lampu sen maupun lampu rem, wiper, klakson, rem, gas, dan mesin. Ram check juga bisa memastikan kesesuaian nomor mesin dengan surat kendaraan.

“Biasanya, dominasi kerusakan armada angkutan ditemukan pada bagian wiper dan lampu. Kalau tahun lalu, kami hanya menemukan 1 (satu) armada bus yang tidak layak jalan,” tuturnya.

Sementara itu, anggota Komisi II DPRD Pandeglang dari Fraksi PPP, Hj. Ida Ating menyambut baik langkah Dishub mengecek kelaikan kendaraan. Apalagi berkaitan dengan persiapan lebaran, maka angkutan transportasi harus benar-benar laik.

“Ya, kalau kendaraan laik penumpang akan merasa aman dan nyaman. Jadi, kami harap setiap transportasi tidak laik sebaiknya jangan diberi izin untuk menarik penumpang,” ujarnya. (Iman Fathurohman)*


Sekilas Info

Halal Bihalal Pererat Silaturahim PDAM Pandeglang

Untuk mempererat silaturahim dan menjalin sinergitas baik pegawai, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Berkah …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *