THR Non-ASN di Kabupaten Serang Diserahkan ke OPD

SERANG, (KB).- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang telah mengalokasikan anggaran untuk tunjangan hari raya (THR) bagi semua aparatur sipil negara (ASN) termasuk calon aparatur sipil negara (CASN).

THR tersebut akan turun pada Jumat (24/5/2019). Sementara, untuk pegawai non-ASN diserahkan kepada kepala organisasi perangkat daerah (OPD) masing-masing.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Serang Tubagus Entus Mahmud Sahiri mengatakan, pihaknya menyerahkan kepada OPD masing-masing untuk memberikan THR kepada pegawai non-ASN. Sebab, kata dia, dalam APBD tidak ada anggaran THR untuk non-ASN.

“Tapi, saya harapkan kepala OPD punya kebijakan,” ujarnya kepada Kabar Banten di ruangannya, Rabu (22/5/2019).

Ia menjelaskan, pegawai non-ASN tersebut, dipekerjakan oleh OPD. Tenaga mereka juga dipakai untuk membantu OPD. “Makanya, kepala OPD harus punya kebijakan untuk memberikan THR. Yang jelas kami imbau, supaya diberikan,” ucapnya.

Ia menuturkan, tahun ini pemkab sudah siap memberikan gaji ke-13 dan THR bagi seluruh ASN.

“Termasuk CASN yang SK-nya turun per Januari. Kalau di atas Maret enggak dapat, karena kan harus tiga bulan dulu. Totalnya ada 370 (CASN) yang kemarin itu,” tuturnya.

Ia menjelaskan, CASN tersebut akan mendapatkan THR dengan besaran 80 persen dari gaji mereka. Pencairannya akan dilakukan serentak bersama ASN dan lainnya. Pencairan dilakukan secara nontunai dan langsung masuk ke rekening masing-masing. “Jadi, seluruh CASN, agar tenang, karena sudah ada pertanyaan ke saya,” katanya.

Selain itu, THR akan diberikan untuk pejabat negara. Rencananya, THR tersebut akan dicairkan pada Jumat (24/5/2019). “Kalau ASN kami bayarkan Jumat (24/5/2019), kalau meleset sehari itu teknis,” ujarnya.

Ia memastikan, kebijakan tersebut sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 36, bahwa THR diberikan 10 hari sebelum hari raya. “Saya tidak ingin ada yang diberikan setelah hari raya,” ucapnya.

Selain itu, pihaknya juga menuturkan, sudah bertemu dengan BPKAD untuk membahas soal gaji pada Juni, agar dibayar akhir Mei. Namun, karena terbentur aturan, akhirnya gaji Juni tetap dibayar pada Juni.

“Paling tanggal 10 Juni, mundur karena bank juga libur. Jadi, bulan Mei akan dibayar gaji Mei plus THR, sedangkan gaji ke-13 akan dibayarkan bulan Juli,” tuturnya. (DN)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here