Tes CAT CASN, Banyak Contekan Tercecer

PANDEGLANG, (KB).- Banyak kertas diduga berisi contekan tes Computer Assisted Test (CAT) calon aparatur sipil negara atau CASN tercecer di sekitar gedung Diklat Provinsi Banten, di Jalan Karangtanjung Pandeglang berlangsung ketat, Senin (29/10/2018).

Kertas berisi catatan penting itu adalah milik para peserta yang sengaja membuang kertas tersebut sebelum masuk ke ruangan tes. Mereka membuang catatan tersebut karena jika dibawa ke dalam ruangan khawatir kedapatan panitia tes.

Sementara itu, para peserta tes saat masuk ruangan hanya diperbolehkan membawa kartu registrasi dan kartu tanda penduduk (KTP). Berdasarkan pantauan Kabar Banten, membeludaknya peserta tes CASN tersebut karena berasal dari luar Pandeglang, termasuk ada yang dari luar Banten. Sebab, rekrutmen CASN tahun ini terbuka untuk warga negara Indonesia.

Antusiasnya pelamar mengikuti tes sempat membuat petugas mengawal ketat situasi di luar ruangan tes. Sebab, umumnya peserta datang ke lokasi diantar oleh keluarganya. Meski demikian, aparat keamanan tetap menjaga situasi di halaman Gedung Badan Diklat, termasuk mengarahkan orangtua peserta agar menunggu di tempat yang sudah ditentukan.

Salah seorang peserta CASN asal Kota Serang, Abdul Wahid menuturkan, dirinya sudah mempersiapkan beberapa hafalan yang berhubungan dengan tes. Ia mengaku lebih mempelajari materi yang berkaitan dengan tempat kerjanya, karena karena tidak menutup kemungkinan ada soal tentang kompetensi dasar diinstansi yang dituju pelamar.

”Kalau saya mempersiapkan hafalan tidak dengan cara menulis catatan kecil. Saya lebih menghafalkan beberapa poin penting yang berhubungan dengan kantor yang akan saya lamar, karena kemungkinan besar pertanyaannya masih di wilayah kompetensi dasar kantor yang akan menjadi bidang kerja pelamar,” ujarnya, Senin (29/10/2018).

Menurut dia, banyaknya catatan kecil yang dibuang tercecer oleh peserta karena sudah tidak bisa digunakan. Sebab, saat masuk ruangan tes peserta dilarang membawa barang, selain kartu registrasi dan KTP. Jika ketahuan membawa contekan sudah pasti disanksi gugur oleh panitia.

”Yang jelas kalau ada catatan kecil yang dibuang itu kan, mereka takut ketahuan sama panitia. Sebab kalau ketahuan KTP nya bisa diblacklist dari catatan CASN, dan tidak bisa daftar CASN seumur hidup. Jadi jelas peserta cemas dan takut jika membawa contekan ke dalam ruangan tes,makanya banyak contekan dibuang ,” ucapnya.

Sementara itu, panitia pelaksana CASN yang dikonfirmasi enggan memberikan komentar terkait dengan temuan catatan kecil di sekitar antrean peserta CASN. (Ade Taufik/EM)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here