Tes CASN Kota Cilegon 2018, Hanya 3 Persen Peserta Lulus

CILEGON, (KB).- Hasil tes Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) Kota Cilegon 2018, tampaknya jauh dari harapan. Dari 2.820 orang peserta yang telah mengikuti seleksi kemampuan dasar (SKD) dengan sistem computer asisted test (CAT), hanya 93 orang atau 3 persen yang lulus.

Hal itu membuat kuota CASN Kota Cilegon sebanyak 221 tidak terpenuhi. Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cilegon Sari Suryati mengatakan, jumlah peserta yang lulus jauh dari harapan. “Kondisi ini tidak hanya untuk Kota Cilegon, ini terjadi secara nasional. Rata-rata di seluruh daerah hanya 1 hingga 3 persen saja yang lulus,” ujar Sari saat ditemui di Pemkot Cilegon, Senin (12/11/2018).

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Cilegon Mahmudin menuturkan, berdasarkan hitungan manual, jumlah peserta penerimaan CASN yang lulus tes SKD hanya 87 orang. Namun berdasarkan sistem administrasi yang terverifikasi Panitia Seleksi Nasional (Panselnas), jumlah yang lulus tes tersebut sebanyak 93 orang.

Pada tes SKD tersebut, tercatat 2.820 orang yang menjadi peserta. Sedangkan formasi yang tersedia sebanyak 221. Dengan melihat jumlah yang lolos tahapan SKD, kekurangan ketersediaan formasi pun lebih dari 50 persen. “Jumlah yang lulus itu keseluruhan yah, termasuk yang K2 (honorer katehori dua) dan disabilitas. Ini baru rekap keseluruhan,” ucap Mahmudin.

Sama seperti Sari, sedikitnya peserta yang lulus pada tahapan tes SKD, menurut Mahmudin, tidak hanya terjadi di Kota Cilegon, juga terjadi di daerah-daerah lain di Indonesia, bahkan secara nasional saja yang lulus hanya 9 persen. “Jumlah itu jauh dari jumlah formasi,” ujarnya. Karena pelaksanaan penerimaan CASN dilakukan oleh pemerintah pusat, maka daerah tidak bisa melamukan apapun selain menunggu arahan dari pemerintah pusat dalam hal ini Panselnas. (AH)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here