Terorisme Berpotensi Ganggu Arus Mudik

Suasana Rapat Koordinasi Eksternal Operasi Ketupat Kalimaya 2019, di Mapolres Cilegon, Kamis (16/5/2019).*

Arus mudik akan mendapatkan penjagaan ketat ribuan personel kepolisian. Penjagaan ketat itu untuk mengantisipasi hal-hal yang mampu mengganggu kelancaran arus mudik, di antaranya serangan terorisme.

Kapolres Cilegon AKBP Rizki Agung Prakoso mengatakan, ribuan personel tersebut merupakan gabungan dari Polres Cilegon, Polda Banten, hingga kepolisian pusat. Tidak hanya petugas jaga, namun juga pasukan penjinak bahan peledak.

“Aksi terorisme bisa terjadi kapan saja, terlebih saat posisinya ramai seperti arus mudik. Untuk mengantisipasi kejahatan seperti terorisme, polisi sudah mengantisipasi hal tersebut,” katanya kepada wartawan usai Rapat Koordinasi Eksternal Operasi Ketupat Kalimaya 2019, di Mapolres Cilegon, Kamis (16/5/2019).

Menurut Kapolres, pada dasarnya tindak kejahatan teroris minim terjadi di setiap arus mudik. Begitu pula kejahatan-kejahatan lain seperti copet dan jambret.

“Memang sih untuk tindak kejahatan di Pelabuhan Merak, biasanya nol kejadian. Namun begitu, kami tetap akan mengerahkan pasukan khusus guna berantas tindak kejahatan jalanan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Operasional Polres Cilegon Kompol M. Sujatna mengatakan, telah mengidentifikasi ancaman-ancaman yang dapat mengganggu kelancaran arus mudik. Oleh karena itu, pihaknya tidak menganggap enteng potensi-potensi tersebut.

“Selain terorisme, bencana alam pun bisa menjadi ancaman gangguan kelancaran arus mudik. Maka itulah kami serius dalam menyiapkan antisipasi-antisipasi,” tuturnya.

Lebih lanjut, dia mengatakan, jumlah petugas yang akan berjaga di Pelabuhan Merak sebanyak 342 personel. Meski penjagaan dilakukan secara ketat, namun pihaknya menjaga kenyamanan para penumpang yang akan melakukan penyeberangan. “Kami lebih kepada pengawasan, meskipun penjagaan ketat tetap kenyamanan penumpang kami kedepankan,” ucapnya. (Sigit Angki Nugraha)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here