Selasa, 21 Agustus 2018
Anggota Satlantas Polres Pandeglang bersama Petugas Dishub menghadang paksa mobil Xenia karena menerobos jalur operasi Zebra, di jalan raya Sabi Pandeglang, Selasa 14-11-2017.

Terobos Operasi Zebra, Polisi Hadang Paksa ‎Mobil Xenia

PANDEGLANG,(KB).- Petugas Satlantas Polres Pandeglang dibantu petugas Dishub menghadang paksa pengemudi mobil Xenia bernomor polisi A 1424 PB, karena nekad menerobos jalur operasi zebra  yang digelar di jalan raya Pandeglang-Rangkasbitung,  Kampung Sabi, Desa Bangkonol, Kecamatan Koroncong, Selasa (14/11/2017) sekitar pukul 11.00.

Menurut petugas, pengemudi mobil asal Petir-Serang itu nekad menerobos jalur operasi, karena tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) maupun Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), karena hilang. ‎”Ya, terjadi insiden dalam operasi zebra. Ada pengemudi mobil  Xenia menerobos  barisan polisi yang sedang menggelar operasi. Sempat terjadi pengejaran oleh polisi dibantu petugas Dishub. Akhirnya petugas berhasil menghentikan pengemudi tersebut,” kata Kanit Pengaturan jalan dan pegawalan laulintas (Turjawali) Polres Pandeglang Ipda Dadan.

Dengan kejadian tersebut ,pihaknya akan memproses kendaraan tersebut untuk dijadikan barang bukti. Sebab,  tindakan pengemudi mobil itu sangat membahayakan petugas keamanan di lapangan. “Kita akan memproses lebih lanjut, sebab pengemudi ketakutan saat dihentikan petugas, tidak memiliki SIM dan STNK-nya itu sementara sebagai pengganti  surat kehilangan.

Selama operasi digelar mulai 1-14 November 2017, petugas berhasil menilang 1.400 kendaraan. Dengan jenis pelanggaran rata-rata pengendaranya tidak memiliki SIM. “Kalau kita bandingkan pada operasi Zebra Kalimaya 2016 lalu , ada kenaikan. Karena  tahun lalu tercatat sekitar 1.368. Dengan barang bukti berupa SIM, STNK dan juga kendaraan roda empat dan roda dua,” tuturnya.

Selain itu, lanjut  Dadan, selama digelar  operasi, petugas berhasil mengamankan seorang pengendara roda dua yang diduga spesialis pencurian sepeda motor. Sebab, saat terjaring operasi, pengendaranya menghindar. Setelah digeledah , petugas menemukan kunci leter ‘T’ sebagai alat kejahatan untuk pencurian sepeda motor.

“Saat kami hentikan pengendara itu menghindar, dan dikejar petugas. Setelah digeledah ternyata ada barang bukti berupa kunci T, setelah di interogasi , ternyata sepeda motor itu diduga hasil curian dari  wilayah Serang. Kasus ini kami serahkan ke petugas Satreskrim,” ucapnya.

Sementara itu,  Kasatlantas Polres Pandeglang AKP Rahmat Sampurno mengatakan, setelah berakhirnya operasi  zebra Kalimaya , pihaknya berharap para pengendara bisa mematuhi peraturan dan tertib berlalulintas. Para pengendara juga diharapkan bisa  melengkapi surat-surat kendaraannya. “Dengan tertibnya masyarakat berlalulintas seperti mematuhi aturan, kita yakin bisa meminimalisir tingkat kecelakaan laulintas,” tuturnya.(IF)***‎


Sekilas Info

Warga Adukan Pencemaran Sungai

PANDEGLANG, (KB).- Warga Kampung Ciherang, Desa Cimoyan, Kecamatan Picung, Kabupaten Pandeglang berencana mengadukan pencemaran Sungai Ciherang …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *