Terkendala Jaringan, Pemohon Kartu Kuning di Disnakertrans Kabupaten Serang Menumpuk

SERANG, (KB).- Pendaftaran pemohon kartu kuning di Kabupaten Serang sempat terkendala jaringan. Akibatnya, ratusan warga atau pemohon menumpuk di Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Serang.

Kepala bidang Binapenta Disnakertrans Kabupaten Serang Ugun Gurmilang menuturkan, sejak pagi ratusan warga sudah datang memenuhi loket pembuatan kartu kuning. Banyak pemohon yang mengantre lama, karena jaringan untuk melakukan pendaftaran kartu kuning melalui sistem online lambat.

“Kami kan sudah sistem online ada kendala agak lemot jaringannya, tapi sudah konfirmasi ke kementerian, agar dipercepat,” katanya kepada Kabar Banten, Rabu (12/6/2019).

Padahal, di hari pertama jaringan berjalan dengan lancar. Selain itu, pemohon atau warga yang ingin membuat kartu kuning sebanyak 407 orang di hari pertama. Sementara, Rabu (12/6/2019), ada sebanyak 335 orang. Jumlah pemohon kartu kuning pasca-Lebaran tahun ini membeludak.

“Pasca-Lebaran membeludak. Hari pertama masuk ada 407 pemohon kartu kuning. Kalau hari ini sudah ada 335 orang dari pagi,” ujarnya.

Menurut dia, membeludaknya pemohon dipicu pascakelulusan sekolah dan beberapa perusahaan yang melakukan rekrutmen setelah Lebaran. Sehingga, banyak warga yang rela mengantre dari pagi untuk membuat kartu kuning. Padahal, pihaknya sudah menerapkan sistem online dalam melakukan pendaftaran kartu kuning.

“Mayoritas ada juga warga yang belum mengerti cara mendaftar melalui online. Jadi, di sini kami sediakan petugas dan komputer untuk membantu mereka yang belum mengerti,” tuturnya.

Ia mengatakan, peningkatan jumlah pemohon kartu kuning diprediksi akan berlangsung hingga 3 pekan ke depan. Saat ini, Disnakertrans Kabupaten Serang juga bekerja sama dengan Bursa Kerja Khusus (BKK) yang ada di 2 SMK Kabupaten Serang dalam membantu pembuatan kartu kuning.

“Kalau BKK itu ada di sekolah-sekolah, jadi gurunya yang datang ke sini membawa berkas milik murid atau alumninya. Kami juga sudah meminta kepada perusahaan, agar dapat mengutamakan warga asli Kabupaten Serang dalam perekrutan,” ucapnya. (TM)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here