Terkendala Anggaran, Uji Kelayakan Bangunan Pasar Induk Rau Mandek

Bangunan Pasar Induk Rau.*

SERANG, (KB).- Uji kelayakan bangunan Pasar Induk Rau (PIR) yang sempat menjadi rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Serang tak kunjung dilaksanakan. Sehingga, penataan pedagang di PIR pun belum bisa diselesaikan.

Asisten daerah (Asda) II Kota Serang Djoko Sutrisno mengatakan, untuk proses penataan terus dilaksanakan. Tetapi, untuk uji kelayakan bangunan PIR terkendala dokumen pembangunannya tempo dulu dan anggaran yang cukup besar.

“Ini masih dalam proses penataan, kita lagi cari sumber pembiayaannya karena ternyata dokumennya gak ada biayanya juga cukup mahal,” kata Mantan Kepala Bappeda Kota Serang itu, Kamis (20/2/2020).

Selain itu, ucap dia, banyak aspek yang mempengaruhi proses tersebut, diantaranya aspek sosial, ekonomi hingga politik. Sehingga, pihaknya tidak bisa menjanjikan untuk bisa menyelesaikannya.

“Susah juga menentukan deadline waktu, kan banyak aspek di situ seperti aspek sosial, ekonomi, politik,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan, Industri dan Koperasi (Diperdaginkop) UKM Kota Serang Yoyo Wicahyono mengatakan, proses penataan pedagang di PIR terus dilakukan. Bahkan, pihaknya sudah mengundang delapan koordinator pedagang di sekitar PIR untuk diajak berdialog.

“Progresnya saya sudah menerbitkan surat edaran ke semua pedagang di seputaran Rau, isinya akan dilakukan penertiban, penataan pada tanggal 27 Februari ini,” kata dia.

Pada pertemuan itu, ucap dia, koordinator pedagang merespon rencana itu dan mendukung rencana penataan, agar lebih rapi dan tidak menjadi penyebab kemacetan dan kesemrawutan. Tapi mereka menolak untuk direlokasi kedalam kawasan PIR.

“Kalau itu dimasukan ke dalam, karena ada penolakan kita harus dialog lebih panjang lagi, agar tidak hambur tenaga dan tidak ada kegaduhan,” katanya.

Untuk menghindari adanya kegaduhan, menurut dia, setelah dialog itu pihaknya meminta para pedagang menata diri hingga tanggal 27 mendatang.

“Intinya saya mengedepankan dialog dulu tapi mereka tidak siap direlokasi, hanya ditata saja,” ujarnya. (Masykur/YA)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here