Terkena Dampak Isu Virus Corona, TKA di Cilegon Direlokasi

CILEGON, (KB).- Isu tenaga kerja asing (TKA) PT Wilmar di Perumahan Taman Cilegon Indah (TCI), Kelurahan Sukmajaya, Kecamatan Jombang, terpapar virus corona, betul-betul memberikan dampak negatif kepada perusahaan. PT Wilmar pada akhirnya terpaksa menarik TKA di TCI, untuk tinggal di mess perusahaan di Bojonegara.

Diketahui sebelumnya, muncul isu jika ada TKA berwarga negara Cina terpapar virus tersebut. Bahkan jumlah pekerja asing yang terpapar mencapai 200 orang. Perumahan TCI pun menjadi sorotan, karena ratusan TKA itu disebut-sebut tinggal di perumahan tersebut.

Pemkot Cilegon pun bereaksi dan melakukan klarifikasi, sementara PT Wilmar merespons isu tersebut dengan menarik seluruh TKA berstatus karyawan perusahaan dari perumahan TCI.

“Sabtu (8/2/2020) kemarin, TKA karyawan PT Wilmar sudah ditarik ke mess perusahaan di Bojonegara,” ujar Camat Jombang AH Junaedi saat coffe morning dengan camat dan lurah se-Kecamatan Jombang, di Aula Kantor Kecamatan Jombang, Jumat (14/2/2020).

Junaedi mengatakan, jumlah TKA di perumahan tersebut sebenarnya tidak sampai 200 orang. Melainkan sebanyak 24 orang, dimana 4 TKA di antaranya berada di Cina.

“Sebetulnya tidak sampai 200 orang, hanya 24 TKA. Itu pun 4 di antaranya belum kembali dari Cina karena persoalan virus corona itu,” ujarnya.

Menurut Junaedi, puluhan TKA di perumahan TCI telah lama tinggal di rumah kontrakan tersebut. Mereka menetap dan tinggal di rumah kontrakan atas nama PT Wilmar, sejak Februari 2019.

“Para TKA itu sebetulnya sudah lama tinggal di sana. Bahkan sudah berbaur dengan masyarakat sekitar. Saat ada isu merebak, warga sekitar pun tidak panik. Namun karena isu yang menyebar terlalu deras, pihak perusahaan pun mengambil sikap,” tuturnya.

Hal hampir senada dikatakan oleh Lurah Sukmajaya Ade Rizki Kurniawan. Ade mengatakan, pihaknya telah mengawasi keberadaan puluhan TKA tersebut telah lama.

“Kalau bicara pengawasan, kami sudah melakukannya jauh sebelum isu virus corona beredar. Makanya, ketika ada info yang mengatakan mereka baru pulang dari Cina, itu tidak benar. Hanya 4 TKA yang berangkat ke Cina saat imlek, itu pun tidak pulang kembali ke Cilegon,” tuturnya. (AH)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here