Terkait Waralaba, Satpol PP Lebak Surati para Camat

LEBAK, (KB).- Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Lebak, melayangkan surat kerja sama tentang pengawasannya kepada 28 camat di Lebak. Hal itu dilakukan untuk meningkatkan pengawasan terhadap seluruh waralaba agar tidak melanggar Peraturan Daerah (Perda) Nomor 3 Tahun 2012 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Pasar Tradisional serta Penataan Pusat Perbelanjaan Toko Modern.

Kepala Bidang Penegakan Perundang-Undangan Daerah pada Dinas Satpol PP Lebak, Tati Suryati mengatakan, surat kerja sama itu dimaksudkan untuk memaksimalkan peran pengawasan waralaba yang tersebar diseluruh wilayah kecamatan.

”Jumlah waralaba yang sudah tersebar pada seluruh kecamatan, tentu tak sebanding dengan jumlah personel Satpol PP. Petugas yang ada hanya mampu melakukan pengawasan pada beberapa kecamatan seperti di Rangkasbitung, Kalanganyar, Cibadak serta Warunggunung. Sedangkan waralaba yang berada di Lebak Utara dan Selatan, belum bisa dipantau rutin,” kata Tati, Kamis (5/4/2018).

Selain keterbatasan jumlah personel, ujar Tati, kondisi jarak dari Rangkasbitung ke sejumlah kecamatan, terutama di wilayah utara dan selatan cukup jauh, sehingga pengawasan pada waralaba nakal tidak berjalan optimal. ”Kami masih menerima informasi jika waralaba disejumlah kecamatan yang jauh dari Rangkasbitung, masih ada yang membandel melanggar perda nomor 3 tahun 2012, yaitu pelanggaran tentang buka di bawah jam sembilan, serta tutup melebihi pukul sebelas malam,” ujarnya.

Ditambahkan, melalui surat kerja sama yang antara lain memberikan kewenangan pada camat untuk memberikan teguran, diharapkan tidak ada lagi waralaba yang membandel dengan melanggar Perda. ”Jika ditegur maupun diimbau masih juga nakal, maka camat berhak melaporkannya kepada kami, dan kami yang akan turun langsung untuk memberikan sanksi tegasnya,” tuturnya.

Camat Cimarga, Vidia Indera yang dikonfirmasi terkait surat dari Dinas Satpol PP mengatakan, kesiapannya untuk membantu melakukan pengawasannya, agar waralaba yang berada di wilayah kerjanya benar-benar mengikuti aturan yang telah ditetapkan Perda Nomor 3 Tahun 2012. ”Surat dari Dinas Satpol PP telah kami terima, sehingga sejak beberapa hari ini saya dan staf Kecamatan Cimarga mulai melakukan pengawasannya keseluruh waralaba yang ada di Cimarga,” tutur Vidia Indera. (Lugay/TS)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here