Terkait PHK PT Indoferro, Disnaker Mengaku tak Dapat Pemberitahuan

CILEGON, (KB).- Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Cilegon tidak mendapat pemberitahuan secara resmi terkait adanya pemutusan hubungan kerja (PHK) yang dilakukan terhadap ribuan buruh PT Indoferro. Kepala Disnaker Kota Cilegon Bukhori tidak mengetahui rencana PT Indoferro akan melakukan PHK kepada karyawan. Bahkan, pihaknya mengetahui adanya PHK terhadap karyawan PT Indoferro melalui aplikasi pesan singkat Whatsapp, bukan dari jajaran direksi perusahaan pabrik peleburan nikel tersebut.

“Yang namanya perusahaan seharusnya sudah membaca aturan, kan ada kuasa hukumnya. Bagaimana cara PHK. Ketika mendirikan perusahaan mereka lapor, begitu juga jika mau berhenti sekalipun seharusnya melakukan laporan juga. Ini malah konsultasi juga belum,” ujarnya seusai pertemuan dengan buruh PT Indoferro di Kantor Disnaker Kota Cilegon, Senin (24/7/2017).

Ia menuturkan, terkait masalah tersebut, pihaknya telah mengundang perwakilan PT Indoferro untuk memberi penjelasan. Akan tetapi, tidak ada perwakilan PT Indoferro pada saat pertemuan dengan sejumlah buruh di Kantor Disnaker Kota Cilegon. “Saya sudah undang PT Indoferro untuk datang ke sini juga, agar kami duduk bersama. Tapi tidak datang. Tapi kami akan sampaikan dulu ke Pak Wali. Nanti langkah apa yang akan kami ambil, akan kami sampaikan ke kedua belah pihak. Kami siap memediasi mereka,” katanya.

Sementara itu, Direktur Keuangan dan Administrasi PT Indoferro David Cornelius mengatakan, sebenarnya pihaknya baru akan melayangkan surat PHK tersebut ke Disnaker Kota Cilegon pada 20 Juni lalu. Akan tetapi, sayangnya tidak ada lagi karyawan yang dapat mengantarkan surat tembusan tersebut. Sehingga mereka baru dapat mengirimkan surat tembusan itu pada Jumat pekan lalu.

“Kami sudah buat (surat) tembusan tersebut, hanya tidak ada yang mengantarnya. Jadi baru sehari setelahnya bisa kami sampaikan ke Disnaker. Kami sudah sampaikan permasalahan yang ada di perusahaan kami, karena memang sudah tidak bisa diselamatkan, ya sudah kami tutup. Disnaker juga memahami itu,” tutur David. (H-43)***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here